BPN Bekasi Gratiskan Pengurusan Sertifikat Korban Banjir

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan saat banjir di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, 15 Februari 2018. Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pagi hari mengakibatkan sejumlah wilayah di ibukota itu terendam banjir. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Pemandangan saat banjir di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, 15 Februari 2018. Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pagi hari mengakibatkan sejumlah wilayah di ibukota itu terendam banjir. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi, Jawa Barat, memberikan kelonggaran bagi korban banjir dalam mengurus sertifikat yang rusak dengan menggratiskan administrasi penggantian sertifikat yang rusak atau hilang akibat banjir.

    Kepala Bagian Urusan Umum Kantor ATR/BPN Kota Bekasi, Kirmanto mengatakan warga yang kehilangan atau dokumen sertifikatnya rusak dapat melaporkan dan mengurus penggantian baru tanpa dipungut biaya administrasi.

    "Sejak Senin kemarin tim sudah mensosialisasikan program ini. Saat ini juga tim terus mendata ke lapangan," kata dia di Bekasi, Jumat, 10 Januari 2020.

    Kirmanto menjelaskan sejak awal pekan kemarin lembaganya telah membentuk tim untuk sosialisasi kepengurusan dokumen sertifikat pertanahan. Masyarakat yang hendak mengurus dokumen bisa langsung datang ke Kantor ATR/BTN yang berada di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

    "Kami membuka pelayanan peduli banjir sejak Senin kemarin dengan membentuk tim sebanyak tujuh orang. Bagi warga terdampak banjir, mereka digratiskan untuk mengurus penggantian sertifikat," ucapnya.

    Dia mengungkapkan untuk mendapat pelayanan gratis, pihaknya meminta warga mengikuti beberapa persyaratan seperti membawa KTP, KK, dan blanko sertifikat yang rusak bila tidak hilang. "Selanjutnya tim yang bertugas di posko akan memberikan pelayanan yang dibutuhkan," kata Kirmanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.