Bandara Kertajati Jadi Embarkasi Haji, Jawa Barat Beri Subsidi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja membersihkan ruang pengambilan bagasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, 24 Mei 2018. BIJB merupakan bandara kedua terbesar di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng yang memiliki luas lahan mencapai 1.800 hektar. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Pekerja membersihkan ruang pengambilan bagasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, 24 Mei 2018. BIJB merupakan bandara kedua terbesar di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng yang memiliki luas lahan mencapai 1.800 hektar. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjabat Sekretaris Daerah Jawa Barat, Daud Achmad mengatakan, pemerintah sedang menghitung subsidi untuk pemberangkatan jamaah haji dari Bandara Kertajati di Majalengka pada musim haji tahun 2020 ini. “Sampai saat ini masih dihitung, ada angka sementara tapi gak besar,” kata dia di Bandung, Jumat, 10 Januari 2020.

    Daud mengatakan, pemberian subsidi tersebut diberikan karena asrama haji yang tengah dibangun di Indramayu baru rampung tahun 2021. Sebagian jemaah haji tahun ini masih menggunakan asrama haji di Bekasi.

    Subsidi diberikan untuk membiayai operasional pemberangkatan haji dari Bekasi menuju Bandara Kertajati di Majalengka. Daud mengatakan biaya subsidi itu masih dihitung bersama Kementerian Agama. “Walaupun kita tidak menganggarkan, dana tanggap darurat bisa digunakan,” kata dia.

    Dia melanjutkan asrama haji untuk embarkasi haji bandara Kertajati akan dibangun pemerintah di Indramayu. Tanahnya berasal dari tanah wakaf Kabupaten Indramayu dan dibangun oleh Kementerian Agama. "Kami menghibahkan mesjidnya,” kata dia.

    Sebelumnya, Menteri Agama Fahcrul Razi mengatakan, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka ditetapkan sebagai embarkasi/debarkasi haji tahun 2020 ini. “Alhamdulillah hari ini kita putuskan bersama kalau BIJB akan kita gunakan sebagai lapangan Embarkasi/Debarkasi Haji 2020,” kata dia, dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa, 7 Januari 2020.

    Menteri Agama Fahrul Razi menyerahkan langsung Surat Keputusan Penetapan BIJB sebagai bandara embarkasi/debarkasi haji 2020 pada Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Bandara Kertajati, Selasa, 7 Januari 2020.

    “Ini luar biasa, karena jemaah haji Jawa Barat jumlahnya besar. Termasuk untuk umrah. Harapan kami, juga sudah mengarahkan ke para Kepala Kemenag Kabupaten/ Kota untuk mengajak masyarakat umrah lewat BIJB Kertajati,” kata Uu dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa, 7 Januari 2020.

    Uu mengatakan, asrama haji untuk pemberangkatan haji dari bandara Kertajati tahun 2020 ini masih menggunakan asrama haji di Bekasi. Tahun ini tengah dibangun asrama haji untuk bandara Kertajati di Indramayu dan ditargetkan rampung tahun 2021.

    Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Nizar mengatakan, kuota haji Jawa Barat tahun 2020 sebanyak 38.852 orang. Kuota tersebut terdiri dari 97 kelompok terbang (kloter). Pemberangkatan haji Jawa Barat direncanakan menggunakan pesawat Boeing 777 dengan kapasitas angkut 393 penumpang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.