Awal 2020, Modal Asing Masuk RI Sudah Rp 10 Triliun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi atau logo Bank Indonesia (BI). Dok. TEMPO/ Dinul Mubarok

    Ilustrasi atau logo Bank Indonesia (BI). Dok. TEMPO/ Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia hingga 9 Januari 2020 telah mencapai Rp 10,1 triliun. Dia menuturkan bahwa hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan investor asing dalam menanamkan uang di pasar dalam negeri.

    "Update mengenai portofolio asing masuk ke Indonesia data 9 Januari, inflow Rp10,1 triliun. Terdiri dari SBN (Surat Berharga Negara) Rp 10 triliun, saham Rp1,3 triliun, dan beberapa penurunan di SBI. Ini menunjukkan aliran modal asing masuk ke Indonesia besar dan confident dari para investor," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.

    Perry mengungkapkan, aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri ini ke depannya akan semakin memperkuat stabilitas ekonomi Indonesia pada triwulan pertama tahun ini. "Insya Allah aliran modal asing akan memperkuat stabilitas eksternal kita di triwulan I tahun ini. Ini terlihat dari premi risiko," kata dia.

    Selain kepercayaan investor asing yang masing tinggi di dalam negeri, Perry menuturkan, imbal hasil portofolio di pasar keuangan Indonesia dinilai pula masih cukup menarik dibanding negara lain. Dengan derasnya investasi ke Indonesia, akan mengundang investor asing lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.