Kemenhub Siapkan 39 Kapal Patroli Jaga Perairan Natuna

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRI Usman Harun-359 (kiri) bersama kapal Bakamla melakukan konvoi saat peran tempur bahaya udara di Laut Natuna, Jumat, 10 Januari 2020. KRI Usman Harun-359 bersama KRI Teuku Umar-385, KRI Sutedi Senoputra-378 dan dua kapal Bakamla tergabung dalam operasi siaga tempur laut Natuna 2020 untuk melakukan operasi pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Natuna Utara. ANTARA

    KRI Usman Harun-359 (kiri) bersama kapal Bakamla melakukan konvoi saat peran tempur bahaya udara di Laut Natuna, Jumat, 10 Januari 2020. KRI Usman Harun-359 bersama KRI Teuku Umar-385, KRI Sutedi Senoputra-378 dan dua kapal Bakamla tergabung dalam operasi siaga tempur laut Natuna 2020 untuk melakukan operasi pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Natuna Utara. ANTARA

    Tempo.Co, Jakarta - Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan menyiagakan 39 kapal mereka untuk menambah armada yang berpatroli di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Direktur KPLP Ahmad mengatakan 39 kapal ini berasal dari lima Pangkalan Laut dan Pantai (PLP) yang tersebar di lima titik.

    Kelimanya yaitu PLP Tanjung Uban (Kepulauan Riau), PLP Tanjung Priok (Jakarta), PLP Tanjung Perak (Jawa Timur), PLP Bitung (Sulawesi Utara), dan PLP Tual (Maluku). “Kami menunggu perintah,” kata Ahmad di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020.

    Beberapa hari lalu, kapal ikan Cina mencuri ikan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna dikawal Coast Guard atau KPLP-nya Cina. Namun hingga kemarin, TNI menyatakan saat ini kapal-kapal itu telah keluar dari perairan Natuna ini.

    Sejak hari Minggu, 3 Januari 2020, Kapal Negara (KN) Sarotama P-112 telah berangkat dari PLP Tanjung Uban di Pulau Bintan menuju ke perairan Natuna yang berjarak lebih dari 500 kilometer. Lalu hari ini, KN Kalimasada P-115 juga akan dikirim untuk membantu KN Sarotama P-112.

    Selain kedua kapal, kata Ahmad, KPLP juga menyiagakan KN Trisula yang ada di Tanjung Priok, KN Alugara di Tanjung Perak, hingga KN Sudamani yang saat ini berpatroli di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. “Lalu ada juga KN kami yang sedang di Benoa (Bali),” kata dia.

    Di Natuna, kapal-kapal ini akan bergabung dengan armada kapal perang milik TNI Angkatan Laut. Di antaranya seperti KRI Usman Harun, KRI Tjiptadi, KRI TUM, hingga KRI Tanjung Datu. Mereka semua berpatroli dan berbagi tugas menjaga perairan Natuna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.