Konflik Iran-AS Reda, Rupiah Catat Posisi Terbaik dalam 18 Bulan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.860 per dolar AS  hari ini, Kamis 9 Januari 2020. Dilansir Bloomberg, rupiah menguat ke level tertinggi dalam 18 bulan setelah meredanya tensi konflik antara Amerika Serikat dengan Iran.

    Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor, di level Rp13.860 per dolar AS, menguat 74 poin atau 0,53 persen dibandingkan posisi Rp13.934 pada Rabu kemarin.

    Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menyentuh level Rp13.859 per dolar AS dengan penguatan 41 poin atau 0,29 persen pada pukul 10.34 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

    Nilai tukar rupiah sebelumnya dibuka rebound dengan penguatan 40 poin atau 0,29 persen ke level Rp13.860 per dolar AS. Adapun pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah 22 poin ke level Rp13.900. Sedangkan sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp13.851 – Rp13.867 per dolar AS.

    "Dengan pasar menghapus ketegangan di Timur Tengah, rupiah telah menutup pelemahan baru-baru ini karena investor melanjutkan perburuan mereka," kata Khoon Goh, kepala penelitian Asia di Australia & New Zealand Banking, seperti dikutip Bloomberg.

    Seiring dengan pergerakan nilai tukar rupiah, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,035 poin atau 0,04 persen ke level 97,264 pada pukul 10.42 WIB.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.