Garap Kereta Cepat Bandung-Surabaya, Luhut: Jepang Akan Ajak Cina

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja beraktivitas di area proyek pembangunan Terowongan atau Tunnel Kereta Cepat, di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 2 Oktober 2019. Pembangunan terowongan atau tunnel kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 5 kilometer yang membentang dari Halim Perdanakusuma hingga Pondok Gede tersebut ditergetkan beroperasi pada 2021. ANTARA

    Pekerja beraktivitas di area proyek pembangunan Terowongan atau Tunnel Kereta Cepat, di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 2 Oktober 2019. Pembangunan terowongan atau tunnel kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 5 kilometer yang membentang dari Halim Perdanakusuma hingga Pondok Gede tersebut ditergetkan beroperasi pada 2021. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Jepang berminat menggandeng Cina untuk menggarap kereta cepat lanjutan Bandung-Surabaya. Proyek ini merupakan perpanjangan setelah Cina dan Indonesia menyelesaikan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung.

    "Saya bertemu perusahaan Jepang dan mereka bersedia melakukannya. Mereka siap dengan Cina," ujar Luhut di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

    Luhut mengatakan, Jepang dan Cina sebelumnya telah memiliki investasi bersama di Thailand. Karena itu, terbuka kemungkinan kedua negara ini akan kembali menjalin kerja sama untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

    Menurut Luhut, pemerintah Indonesia bisa segera mempertemukan Cina dan Jepang agar kedua negara dapat menjalin komunikasi lanjutan. Hal ini bukan tak mungkin lantaran selama ini, kata dia, Jepang juga melihat Cina sebagai model.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.