Jamin Keamanan Penerbangan, Garuda Pantau Ketat Situasi Iran

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Livery Mitsubishi Xpander di pesawat Garuda Indonesia. 20 Februari 2019. (MMKSI)

    Livery Mitsubishi Xpander di pesawat Garuda Indonesia. 20 Februari 2019. (MMKSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Situasi di Iran yang memanas akibat perseteruan dengan Amerika Serikat membuat maskapai penerbangan yang melalui wilayah udara itu harus ekstra waspada. Maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) pun tak tinggal diam dan terus memantau secara intensif perkembangan kondisi di Iran.

    Pejabat Direktur Operasi Garuda Indonesia, Tumpal Manumpak Hutapea mengatakan, maskapainya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan aspek keamanan penerbangan. "Agar ayanan operasional Garuda Indonesia tetap terjaga", ujar Tumpal dalam rilis di Jakarta, Rabu 8 Januari 2020.

    Garuda Indonesia memastikan bahwa jalur udara untuk rute penerbangan dari dan menuju Eropa tidak melewati kawasan udara Iran dan sekitarnya. “Garuda Indonesia menyesuaikan jalur penerbangan dari dan menuju Eropa dari yang sebelumnya melewati wilayah udara Bucharest dialihkan ke wilayah udara Mesir dan Yunani," kata Tumpal. 

    Dengan telah digesernya rute penerbangan tersebut, membuat seluruh layanan operasional Garuda Indonesia tetap berlangsung normal seperti biasa.

    Peralihan rute ini dilakukan menyusul adanya larangan terbang yang dikeluarkan Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) pasca ketegangan yang tengah terjadi di kawasan tersebut, setelah Iran menembakkan sejumlah roket ke pangkalan udara AS-Irak.

    Selain Garuda Indonesia, yang mengindahkan peringatan terbang FAA adalah Singapore Airlines Ltd. dengan menyatakan akan mengalihkan rute penerbangannya ke Eropa. Perusahaan khawatir karena serangan Iran dan konflik akan meluas di Timur Tengah.

    Kemudian maskapai asal Taiwan China Airlines juga menyatakan tidak akan terbang melalui wilayah Iran ataupun Irak karena meningkatnya tensi di kawasan itu, seperti dilaporkan Reuters.

    Langkah serupa dilakukan oleh Eva Air, maskapai penerbangan lain di Taiwan, dan Malaysia Airlines. Ketiga maskapai itu  menyatakan menghindari terbang di atas wilayah udara Iran.

    EKO WAHYUDI l BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.