Lepas Kepemilikan Saham di 2 Mal, Lippo Karawaci Raup Rp 1,2 T

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejaten Village hari ini tetap beroperasi meski kemarin sempat dilanda kebakaran,Rabu 14 November 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Pejaten Village hari ini tetap beroperasi meski kemarin sempat dilanda kebakaran,Rabu 14 November 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk melalui anak usaha Lippo Malls Indonesia Trust Management Ltd melepas kepemilikannya pada dua mal, yakni Pejaten Village dan Binjai Supermall. Total duit yag didapat dari divestasi saham itu senilai Rp 1,28 triliun atau setara 124,3 juta dolar Singapura.

    Harga penjualan masing-masing senilai Rp 997,4 miliar (96,8 juta dolar Singapura) untuk Pejaten Village dan Rp 283,3 miliar (27,5 juta dolar Singapura) untuk Binjai Supermall. Harga jual ini lebih tinggi masing-masing sebesar 33,3 persen dan 19,3 persen dari harga perolehan awal yang dulu sebesar Rp748 miliar dan Rp237,5 miliar pada saat diakuisisi di tahun 2012.

    "Kami menjual kepemilikan surat berharga realestat (real estate investment trust/ REIT) kepada NWP Retail perusahaan patungan Warburg Pincus dengan PT City Retail Developments," kata James Liew, Chief Executive Officer Manager REIT PT Lippo Karawaci Tbk di Jakarta, Rabu 8 Januari 2020.

    PT Lippo Karawaci Tbk sejauh ini merupakan operator mal terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar 25 persen dari semua mal ritel modern di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.