Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Penjualan Rumah Mewah Terkerek

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Visualisasi gagasan kota yang iklusif secara sosial produktif secara ekonomi dan ramah lingkungan dalam paparan bertajuk Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu Kota Negara (sumber: Kementerian PUPR)

    Visualisasi gagasan kota yang iklusif secara sosial produktif secara ekonomi dan ramah lingkungan dalam paparan bertajuk Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu Kota Negara (sumber: Kementerian PUPR)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan ternyata telah berdampak positif pada penjualan rumah mewah di di sana. Hal  ini diungkapkan oleh sejumlah pengusaha properti di Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat yang ikut terkerek. 

    "Kami sudah merasakan dampaknya. Awal tahun 2020 ini saja sudah beberapa unit rumah sudah terjual," ujar Manager Marketing Citra Garden Aneka, Edho Virdian di Pontianak, Rabu 8 Januari 2020.

    Menurut dia, perhatian pemerintah pusat tersebut dapat memberikan peluang terhadap penjualan properti sebagai investasi maupun hunian terutama rumah mewah. "Orang butuh dan ingin tinggal di Kalimantan termasuk di Kalbar. Sehingga prospek properti mulai saat ini dan ke depan semakin cerah," kata Erdho.

    Hal ini, tambah dia, juga didukung oleh membaiknya harga komoditas andalan Kalbar berupa sawit dan lainnya yang dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat daya beli masyarakat.
    "Kita optimis pada 2020 penjualan perumahan kita yang terletak di Kubu Raya ini semakin baik dari tahun sebelumnya. Kita melihat tahun ini ekonomi akan lebih baik termasuk bisnis properti," ujarnya.

    Sementara itu, Pimpinan Proyek Pembangunan Citra Garden Aneka, Aggi Budiman mengatakan bahwa realisasi penjualan rumah pada 2019 telah mencapai 50 persen dari target atau 23 unit yang terjual.

    "Tahun lalu semua pengembang seluruh Indonesia dalam hal penjualan memang mengalami lesu dan penurunan. Namun meski lesu sebenarnya kita masih baik. Untuk tahun ini kami optimis tentu lebih baik mengingat sudah banyak faktor menjadi daya ungkit penjualan," kata dia.

    Pada 2020, pihaknya menargetkan penjualan rumah mewah sebanyak 60 unit dengan harga masing-masing pada kisaran Rp1,1 miliar-Rp6 miliar per unit serta berbagai produk properti lainnya.
    "Rumah yang kita jual memang bukan untuk kebutuhan, tapi keinginan. Kita sediakan rumah dengan kawasannya yang mewah dan nyaman serta memiliki fasilitas lengkap," kata dia.

    Seperti diketahui rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur kian terang. Pemerintah baru-baru ini telah mengumumkan pemenang sayembara desain ibu kotam yakni Urban+ yang mengusung tema Nagara Rimba Nusantara.

    BISNIS | AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.