Raup Rp 12 M dari IPO, Begini Rencana Startup Pariwisata Pigijo

Reporter

Editor

Rahma Tri

Bisnis rintisan pariwisata, PT Tourindo Guide Indonesia Tbk alias Pigijo resmi melantai di Bursa Efek Indonesia ada Rabu, 8 Januari 2020. Tempo/Caesar Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Startup PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (Perseroan) atau Pigijo, Claudia lngkiriwang, mengincar duit Rp 12 miliar dari penawaran publik perdana alias Initial Public Offering perusahaan. Duit itu rencananya bakal digunakan untuk peningkatan kualitas platform. "Di samping perluasan mitra dan juga marketing," ujar dia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020. 

Claudia mengatakan, Pigijo bakal menggenjot pemasaran setelah melantai di bursa. Hal ini adalah kelanjutan dari langkah-langkah yang telah diterapkan pada tahun 2019. Tahun lalu, aktivitas utama perseroan adalah membangun platform dan mitra.

"Jadi pada 2020 target kami masuk ke transaksi. Ada beberapa parameter yang sudah jadi dan akan dilakukan," tutur Claudia. Tahun ini, Pigijo menargetkan ada 180 transaksi. Bidikannya, 10-20 persen wisatawan mancanegara yang bertandang ke Indonesia menggunakan platform Pigijo. 

Saat ini jangkauan dan jaringan wisata Pigijo yang berkode emiten PGJO mencakup 34 provinsi. Meliputi 66 asisten pariwisata, 1.276 rental mobil, 407 guest house, 3.123 kegiatan lokal, dan 4.820 destinasi.

Pigijo resmi melantai di Papan Akselerasi PT Bursa Efek lndonesia (Bursa) pada hari Rabu, 8 Januari 2020. Pigijo adalah bisnis rintisan yang bergerak di bidang marketplace pariwisata digital.

 "Kami berharap dengan listing di bursa, perusahaan bisa dimiliki masyarakat luas dan berkontribusi untuk membangun pariwisata di Indonesia," tutur Claudia. Ia pun berharap langkah perusahaannya bisa menjadi inspirasi bagi pelaku bisnis rintisan untuk bisa melantai di pasar modal.

Startup Pigijo menjadi yang pertama melakukan IPO pada 2020, sekaligus sebagai perusahaan perdana yang masuk ke papan akselerasi bursa. Dengan demikian, Pigijo menjadi perusahaan ke-669 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Perseroan dengan kode perdagangan PGJO ini melepas 48,98 persen dari total saham kepada masyarakat dengan total penawaran umum ini mencapai sebesar Rp 12 miliar. Adapun saham perseroan ditawarkan dengan nilai awal Rp 80 per lembar saham.

Sesuai dibuka, nilai saham PGJO naik 10 persen ke angka Rp 88 per lembar saham. Saham startup Pigijo diperdagangkan satu kali dengan volume 10 lot saham dengan nilai Rp 88.000.

Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna berharap startup ini bisa terus bertumbuh dengan melantai di bursa. Ia mengatakan para pemodal memperhatikan tiga hal, yakni return, profit, dan pertumbuhan perusahaan. "Kami berharap kinerja perusahaan meningkat, jadi bangun lebih pagi dan bekerja lebih keras," ujarnya.

 

 






Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

3 jam lalu

Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

Direktur Utama Japfa Handojo Santosa meninggal, dan hari ini dimakamkan di Sentosa Memorial Garden. Ini profil bos Japfa.


Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

11 jam lalu

Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

Kaesang Pangarep menceritakan pernah bertemu Lo Kheng Hong pada 2019. Siapakah sosok yang akrab disapa Pak Lo ini?


Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

21 jam lalu

Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing keluar bersih senilai Rp8,48 triliun selama periode 26-29 September 2022.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

22 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

Topik tentang dua gempa darat kembali terjadi di Sumatera pada Jumat pagi dan dinihari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Telkomsel Gelar Tinc Batch 7, Buka Peluang Akselerasi Startup Digital

1 hari lalu

Telkomsel Gelar Tinc Batch 7, Buka Peluang Akselerasi Startup Digital

Pada akhir program akselerasi Tinc Batch 7 di Jakarta, Telkomsel mempertemukan empat startup, 11 alumni, 10 partner, dan 17 venture capital.


Pengusaha Startup Percayakan JKN untuk Jaminan Kesehatan Karyawan

1 hari lalu

Pengusaha Startup Percayakan JKN untuk Jaminan Kesehatan Karyawan

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini sudah menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia untuk menjamin kesehatan pribadi dan keluarganya.


Ketidakpastian Ekonomi Dunia Bayangi Laju IHSG, Dua Sektor Berikut Bisa Dipertimbangkan

1 hari lalu

Ketidakpastian Ekonomi Dunia Bayangi Laju IHSG, Dua Sektor Berikut Bisa Dipertimbangkan

IHSG masih berpeluang mencetak rekor all time high baru pada kuartal IV/2022 meski masih dibayangi ketidakpastian global.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

1 hari lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

2 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

IHSG menutup sesi di level 7.036 atau -0,57 persen lebih rendah daripada angka penutupan Rabu, 28 September kemarin di angka 7.077,0.


IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

2 hari lalu

IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

IHSG menutup sesi I di level 7.069,8 atau 0.1 persen lebih rendah dari angka penutupan Rabu di level 7,077,0.