Citilink Buka Lagi Penerbangan Umrah via Bandara Kertajati

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai Citilink dengan rute Kertajati - Surabaya mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati setelah resmi melayani penerbangan reguler per 1 Juli 2018 ini.

    Maskapai Citilink dengan rute Kertajati - Surabaya mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati setelah resmi melayani penerbangan reguler per 1 Juli 2018 ini.

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai berbiaya rendah, Citilink Indonesia membuka lagi penerbangan perdana umrah dari Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Dua tahun sebelumnya, penerbangan umrah dari bandara tersebut sempat terhenti.

    Penerbangan umrah kali ini digelar oleh pihak maskapai Citilink yang menggandeng BNI Syariah bekerja sama dengan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Angkasa Pura II dan Kanomas Tour & Travel.

    Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan penerbangan umrah dengan rute Kertajati-Jeddah ini merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan Kementerian Perhubungan. “Ini juga sebagai dukungan perusahaan terhadap program Pemerintah Indonesia yang sudah menetapkan Kertajati sebagai Bandara Embarkasi Haji tahun 2020 untuk jamaah asal Provinsi Jawa Barat," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu 8 Januari 2020. Dalam penerbangan umrah kali ini, Citilink menerbangkan sekitar 108 jamaah dengan jadwal tinggal landas pada pukul 09.30 WIB.

    Direktur Utama BIJB Salahudin Rafi mengatakan, penerbangan umrah Citilink ini membuka kembali rute yang sebelumnya sempat terhenti. Kepercayaan Citilink menurutnya menunjukan kesiapan bandara tersebut melayani penerbangan internasional.

    Bandara Kertajati siap melayani penerbangan haji 2020, kami juga sudah siap dengan penerbangan umrah. Inaugurasi penerbangan umrah perdana Citilink ini bukti kesiapan kita menggelar penerbangan internasional. Haji, umrah, dan penerbangan internasional kita sudah siap,” kata Salahudin Rafi.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.