Pemerintahan Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,2 Persen 2024

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mematok pertumbuhan ekonomi nasional mampu melaju di kisaran 5,6—6,2 persen hingga 5 tahun ke depan.

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa merinci pertumbuhan ekonomi yang dapat menyentuh 5,3 persen pada tahun lalu, lalu meningkat secara bertahap hingga mampu di atas 6 persen pada 2024.

    “Kami memahami keadaan dunia internasional saat ini tetapi kami tentu harus tetap optimistis dan kita mengambil di angka di antara 5,6 persen—6,2 persen [pertumbuhan ekonomi],” katanya di Kantor Presiden, Senin, 6 Januari 2020.

    Namun, untuk mengimplementasikan target tersebut, Suharso menekankan penyederhanaan regulasi dan birokrasi menjadi kunci atas upaya transformasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah.

    Selain itu, pemerintah menargetkan angka kemiskinan bisa turun 7 persen dari angka saat ini sebesar 9,41 persen.

    Tingkat pengangguran juga diharapkan dapat turun hingga 4,4 persen dari sebelumnya 5,28 persen. Indeks pembangunan manusia juga ditargetkan naik dari 71,39 ke 75,54.

    Nantinya, hasil dari sidang kabinet mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 akan diterbitkan dalam bentuk peraturan presiden. “Selambat-lambatnya diterbitkan pada 20 Januari 2020,” kata Suharso.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.