Diincar Cina, Natuna Simpan Cadangan Gas Bumi Terbesar

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Video capture KRI Tjiptadi-381 yang beroperasi di bawah kendali Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I  menghalau kapal Coast Guard China saat melakukan patroli di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Senin 30 Desember 2019. KRI Tjiptadi-381 menghalau kapal Coast Guard China untuk menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan di kawasan sekaligus menjaga stabilitas di wilayah perbatasaan. ANTARA FOTO/HO/Dispen Koarmada I

    Video capture KRI Tjiptadi-381 yang beroperasi di bawah kendali Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I menghalau kapal Coast Guard China saat melakukan patroli di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Senin 30 Desember 2019. KRI Tjiptadi-381 menghalau kapal Coast Guard China untuk menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan di kawasan sekaligus menjaga stabilitas di wilayah perbatasaan. ANTARA FOTO/HO/Dispen Koarmada I

    TEMPO.CO, Jakarta - Wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau, yang baru-baru ini diklaim Pemerintah Cina, ternyata memiliki potensi cadangan gas bumi dan minyak terbesar. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan, cadangan gas bumi di Natuna tercatat mencapai puluhan trillion cubic feet atau TCF.

    "Potensi yang signifikan di Natuna ialah, saat ini ada di East Natuna ada sumber daya (gas) sekitar 46 TCF," ujar Wisnu dalam pesan pendek kepada Tempo, Senin, 6 Januari 2020.

    Cadangan gas bumi ini lebih besar dari wilayah lain, seperti Maluku dan Selat Makassar. Berdasarkan data terkini, Blok Masela dan Maluku hanya memiliki cadangan gas sekitar 16 TCF. Sedangkan Blok I donesia Deepwater Development atau IDD yang berlokasi di Selat Makassar hanya memiliki cadangan gas 2,6 TCF.

    Kendati memiliki cadangan gas bumi yang besar, kandungan CO2 atau karbondioksida di perairan Natuna tergolong tinggi. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM mencatat kandungan CO2 di East Natuna mencapai 72 persen.

    Pada masa lampau, Pemerintah berkeras melancarkan pembangunan megaproyek gas di perairan Natuna. Negara mempercayakan proyek ini kepada PT Pertamina (Persero) sebagai pemimpin konsorsium kala itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.