Iran-AS Bersitegang, Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Sejak 2013

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan contoh emas yang dijual di butik emas Antam Mall Ambasador, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019. Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam melemah Rp5.000 per gram, yakni dari Rp699 ribu menjadi Rp694 ribu per gram, pada Selasa (2/7). Dengan demikian, harga logam mulia turun Rp11 ribu dalam dua hari berturut-turut. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas menunjukkan contoh emas yang dijual di butik emas Antam Mall Ambasador, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019. Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam melemah Rp5.000 per gram, yakni dari Rp699 ribu menjadi Rp694 ribu per gram, pada Selasa (2/7). Dengan demikian, harga logam mulia turun Rp11 ribu dalam dua hari berturut-turut. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari enam tahun terakhir, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu ketidakpastian geopolitik dan permintaan akan aset safe haven.

    Harga emas di pasar spot menguat 2,3 persen ke level US$ 1.588,13 per troy ounce, level tertinggi sejak April 2013, dan diperdagangkan 1,5 persen di posisi US$ 1.575,36 pada pukul 7.22 waktu Singapura.

    Sementara itu, harga emas berjangka Comex untuk kontrak Februari 2020 menguat 1,15 persen ke level US$1.570,30 per troy ounce pada pukul 07.04 WIB.

    Seperti dilansir Bloomberg, pemerintah Iran mengatakan tidak akan lagi tunduk pada larangan pengayaan uranium setelah pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani, sementara parlemen Irak memilih untuk mengusir pasukan AS dari negara tersebut.

    Presiden Donald Trump mengatakan kepada anggota parlemen AS pada hari Minggu bahwa ia siap untuk menyerang Iran "dengan cara yang tidak proporsional" jika negara tersebut melakukan balasan terhadap target AS.

    Harga emas meraih awal yang gemilang di tahun 2020 dan membangun penguatan tahunan terbesar dalam hampir satu dekade, didorong oleh pelemahan dolar, suku bunga riil yang lebih rendah, dan dampak perang dagang dalam mengekang pertumbuhan global.

    Kepala analis pasar AxiTrader Ltd., Stephen Innes mengatakan setelah serangan udara AS, kekhawatiran tentang seberapa jauh kedua belah pihak akan meningkatkan konflik akan membatasi sejauh mana pagar lindung nilai bergerak.

    “Dengan perdagangan S&P 500 mendekati level tertinggi sepanjang masa dan mengingat pasar telah melakukan perdagangan dengan bias risiko positif yang kuat, emas sejauh ini merupakan lindung nilai terbaik di lingkungan ini dan akan menarik lebih banyak pembelian bahkan dari mereka yang cenderung tidak bermain-main dengan emas,” kata Innes, seperti dikutip Bloomberg.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?