Anies dan Basuki Beda Pendapat Soal Banjir, Ini Kata Erick Thohir

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi terkini lingkungan di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, pasca banjir, Ahad, 5 Januari 2020. Tempo | Adi Warsono

    Kondisi terkini lingkungan di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, pasca banjir, Ahad, 5 Januari 2020. Tempo | Adi Warsono

    Sebelumnya, Menteri Basuki dan Anies Baswedan sempat berbeda pendapat soal banjir besar yang kini melanda wilayah Jabodetabek. Basuki menilai normalisasi Sungai Ciliwung sepanjang 33 kilometer harus dilanjutkan. Saat ini, kata dia, baru 16 kilometer yang selesai dinormalkan.

    Basuki mengatakan pemerintah pusat bertanggung jawab terhadap pembangunannya. Sementara pemerintah daerah bertugas membebaskan lahan.

    Saat ini, kata Basuki, pemerintah tidak bisa melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung yang tersisa 17 kilometer karena pembebasan lahan belum beres. "Makanya yang ini belum bisa karena Pemerintah Provinsi belum membebaskan lahan," katanya.

    Anies pun punya pandangan lain soal mengatasi banjir Jakarta. Menurut Anies, banjir terjadi karena tidak ada pengendalian air yang masuk dari selatan Jakarta. Dia menyebut normalisasi sungai bukan lah solusi atas permasalahan banjir saat ini.

    EKO WAHYUDI l AHMAD FAIZ IBNU SANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.