Konsumen Gojek Galang Rp 150 Juta untuk Korban Banjir

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo.Co, Jakarta - Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan program pengumpulan dana bantuan bagi korban banjir di Jakarta dan sekitarnya melalui aplikasi Gojek yang bekerja sama dengan Kitabisa dan Baznas, mendapat respon luar biasa dari masyarakat. Hanya dalam sehari, kata dia, bantuan yang mengalir ke rekening penampungan program itu sudah mencapai lebih dari Rp 100 juta. Angka ini terus melesat karena di hari kedua, Sabtu jumlah donasi yang terkumpul telah tembus hingga Rp 150 juta.

    "Kami bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat, pelanggan dan mitra Gojek yang memiliki empati luar biasa atas musibah banjir ini. Besarnya bantuan yang terkumpul dalam dua hari terakhir menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Gojek, Baznas dan Kitabisa untuk menyalurkan bantuan," kata Kevin Aluwi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 Januari 2020.

    Rencananya, kata dia, program pengumpulan dana ini ditargetkan mencapai Rp 1 miliar selama satu bulan program berlangsung. Namun melihat antusiasme dan besarnya semangat gotong royong di masyarakat, target tersebut kemungkinan dapat terealisasi lebih cepat. Rencananya dana yang terkumpul akan disalurkan Baznas untuk membantu rehabilitasi korban banjir, termasuk di dalamnya mitra Gojek.

    Masyarakat dapat ikut donasi dengan cara membuka aplikasi Gojek dan memilih shuffle card berjudul ‘GoGive Aksi Peduli Banjir’ yang terdapat di halaman utama aplikasi Gojek, atau melalui tautan http://bit.ly/gojekbantuanbanjir. Seluruh donasi akan disalurkan untuk membantu korban, termasuk mitra Gojek yang kena bencana banjir.

    "Kami mengundang sebanyak-banyaknya masyarakat untuk berpartisipasi dengan cara berdonasi melalui aplikasi Gojek. Bantuan sebesar apapun sangat berarti untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya," kata Kevin.

    Sejak hari pertama bencana banjir melanda Jakarta dan sekitarnya, Gojek langsung mengambil aksi cepat tanggap bencana. Menurut Kevin, tim Gojek telah mengevakuasi ratusan jiwa yang terdiri dari mitra dan karyawan Gojek beserta keluarga. Sebanyak lebih dari 2.000 paket bantuan logistik juga telah didistribusikan pada mitra Gojek yang terdampak, untuk terus berjalan selama masa tanggap darurat beberapa hari ke depan.

    “Inisiatif cepat tanggap ini dilakukan bekerjasama dengan mitra driver kami yang dengan sigap membantu para korban bencana banjir. Bersama tim Gojek, para mitra driver melakukan distribusi bantuan logistik baik kepada sesama mitra maupun kepada masyarakat yang menjadi korban banjir. Kami sangat bangga, terharu dan berterima kasih melihat empati dan antusiasme mitra driver yang begitu besar untuk membantu sesama,” kata dia.

    Sebagai bentuk totalitas Gojek dalam membantu penanganan bencana banjir di Jakarta, kemarin perusahaan karya anak bangsa ini meresmikan kerja sama tanggap darurat banjir dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kerja sama itu melibatkan badan terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    Dalam kerjasama tersebut, Gojek membantu menyediakan sumber daya manusia untuk evakuasi dan upaya penyelamatan (rescue). Lebih lanjut, Gojek dan mitra-mitranya juga menyediakan dukungan logistik dan kesehatan kepada warga terdampak banjir.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.