Syahrul Yasin Limpo Salurkan 11 Truk Pangan untuk Korban Banjir

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpon memberikan keterangan saat menghadiri open house yang digelar di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Natal, di Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpon memberikan keterangan saat menghadiri open house yang digelar di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Natal, di Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyerahkan 11 truk bantuan pangan dari kementeriannya untuk para korban banjir Jakarta dan sekitarnya. Sebelas truk itu akan disebar ke pada para korban di Jakarta hingga Tangerang Selatan.

    "Kita satu rakyat, satu bangsa, satu persaudaraan di antara kita dalam sebuah musibah banjir," kata dia dalam acara penyerahan resmi di Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Januari 2019.

    Sebelumnya, hujan deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak malam pergantian tahun, 31 Januari 2019 hingga 1 Januari 2020, telah memicu terjadinya banjir di daerah tersebut. Hingga Jumat pagi, 3 Januari 2020, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 43 orang meninggal dalam kejadian ini.

    Syahrul menambahkan, bantuan ini diserahkan karena adanya perintah dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar semua menteri turun membantu korban banjir. Cilincing pun dipilih menjadi lokasi peresmian penyaluran atas saran dari Gubernur DKI Jakarta. "Yang arahkan saya ke utara, Pak Anies (Anies Baswedan)," ujar Syahrul.

    Sebab, Cilincing menjadi salah satu daerah terkena dampak banjir di Jakarta. Sekretaris Kota Jakarta Utara Desi Putra mengatakan sebanyak 17 dari 31 kelurahan di Jakarta Utara yang diterjang banjir.

    Sementara di Kecamatan Cilincing, 5 dari 7 kelurahan yang terkena dampak banjir. Dari 5 kelurahan tersebut, saat tinggal 1 kelurahan yang masih tergenang banjir dan menunggu surut, yaitu di Kelurahan Rorotan.

    Akibat kejadian ini, kata dia, sebanyak 2.699 masyarakat Cilincing pun terpaksa mengungsi. "Jadi ini (penanganan korban) butuh kolaborasi, tak hanya di masyarakat, tapi juga di pemerintah," kata dia.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.