Bandara Soekarno-Hatta Siap Ambil Alih 21 Penerbangan dari Halim

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tengah melihat layar grafik pergerakan penumpang dan kamera pengaman di Terminal 1di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat, 27 Desember 2019. Jumlah penumpang pesawat diprediksi menurun 21,5 juta penumpang tahun ini. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas tengah melihat layar grafik pergerakan penumpang dan kamera pengaman di Terminal 1di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat, 27 Desember 2019. Jumlah penumpang pesawat diprediksi menurun 21,5 juta penumpang tahun ini. Tempo/Tony Hartawan

    Agus mengatakan, di Bandara Soekarno-Hatta terdapat berbagai fasilitas dan prosedur untuk mendukung hal tersebut." Kami siap agar penerbangan yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma dapat tetap beroperasi normal melayani masyarakat," kata Agus.

    Menurut Agus, terdapat 21 rute penerbangan yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma ke Soekarno-Hatta, yaitu dari dan ke Kualanamu, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Palembang, Solo, Malang, Jambi, Semarang, Lampung, Silangit, Belitung, Padang, Balikpapan, Ambon, Lombok, Kupang, Pekanbaru, Bengkulu, Batam, dan Tasikmalaya.

    Dari rute-rute tersebut, pada hari ini terdapat 71 kedatangan penerbangan yang dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta dari Bandara Halim Perdanakusuma. “Soekarno-Hatta siap mendukung bandara mana pun terkait dengan operasional penerbangan demi tetap memberikan pelayanan penerbangan yang aman bagi masyarakat,” ujar Agus Haryadi.

    Adapun maskapai yang beroperasi di Halim Perdanakusuma adalah Lion Air, Batik Air dan Citilink untuk sejumlah rute tujuan. PT Angkasa Pura II mengimbau kepada penumpang pesawat agar memperhatikan informasi terbaru terkait dengan peralihan penerbangan dari Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno-Hatta.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.