Penerbangan via Halim Batal, Maskapai Refund Tiket 100 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Bandara Halim Perdanakusuma setelah terjadi penutupan sementara landasan pacu, Rabu, 1 Januari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Suasana Bandara Halim Perdanakusuma setelah terjadi penutupan sementara landasan pacu, Rabu, 1 Januari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma menjanjikan kompensasi berupa pengembalian 100 persen harga tiket (refund) bagi penumpang yang membatalkan perjalanannya.

    "Untuk penumpang yang sudah hadir di Bandara Halim Perdanakusuma dan ingin membatalkan penerbangan, pihak maskapai sudah setuju untuk memberikan kompensasi 100 persen pengembalian harga tiket atau refund 100 persen," ujar Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Nandang Sukarna di Jakarta, Rabu 1 Januari 2020.

    Nandang menambahkan, maskapai juga menawarkan opsi lainnya, yakni dengan melakukan penjadwalan ulang penerbangan. "Reschedule dilakukan bila kursi masih tersedia," ucapnya.

    Penumpang yang ingin tetap melanjutkan perjalanan, diarahkan untuk mengalihkan penerbangannya melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. "Adapun kompensasi bagi penumpang yang akan dialihkan dari Halim Perdanakusuma kita siapkan bus secara gratis menuju Bandara Soekarno-Hatta," kata Nandang.

    Menurut Nandang, setidaknya terdapat sekitar 18.000 penumpang yang bakal melakukan penerbangan dari Halim Perdanakusuma. "Secara keseluruhan penumpang Citilink dan Batik Air pada hari ini  di angka 18.000 penumpang," ucapnya.

    Aktivitas penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma diharapkan akan pulih sepenuhnya pada Kamis 2 Januari 2020 esok. "Apabila cuaca mendukung dan tidak ada kiriman banjir, Insya Allah operasional Bandara Halim Perdanakusuma berjalan normal pada besok. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi air masuk ke dalam landasan pacu bandara," ujar Nandang Sukarna.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.