Kereta Bandara Adi Soemarmo Digratiskan Hingga Februari 2020

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta api Bandara Adi Soemarmo melintas di jalur kereta api Stasiun Balapan Solo - Stasiun Bandara Adi Soemarmo saat uji coba di Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu, 28 Desember 2019. Rencananya, kereta bandara ini akan beroperasi 60 kali perjalanan pulang pergi dalam sehari.  ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Kereta api Bandara Adi Soemarmo melintas di jalur kereta api Stasiun Balapan Solo - Stasiun Bandara Adi Soemarmo saat uji coba di Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu, 28 Desember 2019. Rencananya, kereta bandara ini akan beroperasi 60 kali perjalanan pulang pergi dalam sehari. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, JakartaKereta Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) mulai beroperasi perdana secara terbatas mulai hari ini. Kereta ini akan digratiskan selama dua bulan ke depan. 

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, kereta ini adalah yang pertama kali di Indonesia bisa langsung masuk ke area keberangkatan terminal penumpang di bandara. "Waktunya juga sangat singkat dari pusat kota ke bandara," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad, 29 Desember 2019.

    Perjalanan kereta api rute Stasiun Solo Balapan – Bandara Internasional Adi Soemarmo tersebut dengan waktu tempuh hanya sekitar 20 menit. Sementara itu, waktu tempuh menuju Bandara Adi Soemarmo dari kota Solo memerlukan waktu sekitar 40-60 menit pada jam sibuk dengan kendaraan mobil.

    Kereta api ini diharapkan bisa menjadi akses transportasi utama dari dan ke Bandara Adi Soemarmo. Selama pengoperasian sementara, PT KAI selaku operator KA BIAS akan menggratiskan biaya perjalanan kereta selama dua bulan mendatang.

    Pengoperasian kereta bandara ini juga diharapkan bisa menciptakan integrasi antar moda transportasi yang baik guna mendukung Candi Borobudur sebagai salah satu dari lima “Bali Baru” atau destinasi wisata superprioritas.

    Selain itu, Kemenhub telah membuat “cincin” atau lingkaran jalur kereta api yang mengelilingi dari Kota Cirebon, Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Nantinya warga dari Wonogiri, Madiun juga bisa turun di Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarno dan sebaliknya menggunakan kereta. "Atau dari Stasiun Solo Balapan bisa jalan-jalan menggunakan bus di Terminal Tirtonadi yang terhubung langsung dengan Solo Balapan," ucap Budi Karya.

    Selain itu, turis asing bisa turun di Bandara Internasional Adi Soemarmo atau Bandara Internasional Yogyakarta. "Sehingga keterpaduan antar moda ini menjadi klaster kecil menuju Candi Borobudur," katanya.

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir dalam kesempatan tersebut, berharap pada tahun mendatang pembangunan Bandara Jenderal Sudirman, Purbalingga bisa menambah akses transportasi untuk mendukung pariwisata di Candi Borobudur dan juga Jawa Tengah.

    Kereta Bandara Adi Soemarmo Boyolali merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres nomor 56 tahun 2018 tentang perubahan Perpres nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

    Dengan soft launching ini, di Indonesia telah terdapat lima wilayah yang telah memiliki akses perkeretaapian menuju bandara. Lima kereta itu adalah KA Bandara Kualanamu di Sumatera Utara, KA Bandara Minangkabau di Sumatera Barat, LRT Sumatera Selatan, KA Bandara Soekarno Hatta dan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo di Jawa Tengah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?