Unilever Akan Stock Split di Awal 2020, Ini Jadwalnya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Unilever. REUTERS/Philippe Wojaze

    Logo Unilever. REUTERS/Philippe Wojaze

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk. berencana memecah saham atau stock split dengan rasio 1:5 pada 2 Januari 2020. Hal itu dilakukan setelah perusahaan mendapat izin dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 20 November 2019 silam.

    Dengan begitu, maka nilai nominal saham dari semula Rp 10 per saham dipecah menjadi Rp 2 per saham. Artinya, setiap 1 saham lama dengan nilai nominal Rp 10 per saham akan memperoleh 5 saham baru dengan nilai nominal Rp 2 per saham.

    Adapun untuk jadwal pelaksanaan stock split, saham ini terakhir diperdagangkan dengan nilai nominal lama Rp 10 di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 Desember 2019.

    Nantinya, awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru Rp 2 di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 2 Januari 2020. Pada 3 Januari 2020, akan dilakukan penentuan rekening efek yang berhak atas hasil stock split (recording date).

    Pendistribusian saham dengan nilai nominal baru Rp 2 per saham hasil stock split kepada pemegang rekening efek di KSEI pada 6 Januari 2020. Pada hari yang sama, merupakan perdagangan saham dengan nilai nominal baru Rp 2 per saham di pasar tunai. 

    Pada pembukaan perdagangan Senin lalu, 23 Desember 2019, saham Unilever dengan kode UNVR itu berada di level Rp 41.050. Angka itu turun 1,38 persen dari penutupan pada perdagangan Jumat sebelumnya yang berada di posisi Rp 41.625.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.