Jadwal Kereta di Cirebon Kembali Normal Pasca Gangguan Sinyal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penumpang kereta. Dok.TEMPO/Frannoto

    Ilustrasi penumpang kereta. Dok.TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Cirebon - Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, Luqman Arif mengatakan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api kembali normal setelah sempat terlambat sampai 2 jam akibat gangguan sistem persinyalan.

    "Sekarang perjalanan kereta bisa datang dan berangkat sesuai jadwal," kata Luqman di Cirebon, Minggu, 29 Desember 2019.

    Luqman mengatakan keberangkatan dan kedatangan kereta di stasiun yang berada di wilayah Daop 3 Cirebon, sempat mengalami keterlambatan, baik kedatangan maupun keberangkatan.

    Keterlambatan tersebut, kata Luqman, diakibatkan ada gangguan perangkat sistem persinyalan di lintas Karawang- Klari tersambar petir pada Jumat (27/12) sore.

    Namun kurang dari 24 jam, jadwal perjalanan kereta sudah kembali normal, meskipun sempat ada beberapa kereta mengalami keterlambatan selama 2 jam.

    "Pada Sabtu sore jadwal sudah kembali normal, gangguan perjalanan ini bisa diatasi kurang dari 24 jam," ujarnya.

    Selama terjadi gangguan sistem persinyalan, kata Luqman, di Daop 3 Cirebon ada sebanyak 106 penumpang yang membatalkan keberangkatan dan semua biaya dikembalikan semuanya atau 100 persen sesuai harga tiket.

    Luqman menambahkan jumlah penumpang yang membatalkan perjalanannya tersebar di beberapa stasiun wilayah kerja Daop 3 Cirebon, seperti Cirebon Kejaksan, Prujakan, Jatibarang dan Haurgeulis. "Pengambilan biaya dilakukan di loket masing-masing stasiun keberangkatan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.