Libur Akhir Tahun, Jumlah Penumpang Kereta Api Naik 4 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA

    Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah penumpang kereta api pada libur Natal dan Tahun Baru 2020 untuk jarak jauh mengalami kenaikan sekitar empat persen.

    Budi Karya di Yogyakarta meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara intensif meningkatkan kapasitas kereta api sesuai kebutuhan mengantisipasi penumpang terlantar.

    "Kami memikirkan rute-rute strategis bisa dilalui kereta api," kata Menhub disela-sela pemantauan kondisi Stasiun Tugu Yogyakarta menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2020, Sabtu, 28 Desember 2019.

    Ia mengatakan jajarannya juga akan melakukan pemantauan di Tol Cipali pada Selasa, 31 Desember 2019. Ia memperkirakan di Cipali merupakan daerah padat.

    "Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pemudik yang akan balik untuk mempersiakan kepulangannya dan kalau bisa di jalan jangan berhenti-berhenti. Persiapkan semuanya, dan istirahat yang disediakan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.