Ucapkan Selamat Natal, Sri Mulyani Ajak Seluruh Masyarakat Damai

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Sri Mulyani kembali dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menkeu dalam Kabinet Indonesia Maju. Ini menjadi kali ketiga dirinya menjabat sebagai Menkeu.TEMPO/Subekti

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Sri Mulyani kembali dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menkeu dalam Kabinet Indonesia Maju. Ini menjadi kali ketiga dirinya menjabat sebagai Menkeu.TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak ketinggalan menguncapkan Selamat Natal bagi seluruh masyarakat nasrani di Indonesia. Dalam perayaan ini, ia berharap bangsa Indonesia selalu dilimpahkan kedamaian dan persahabatan.

    "Selamat merayakan Natal tahun 2019. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menganugerahi Indonesia dalam kedamaian dan persahabatan antar umat manusia," kata Sri Mulyani melalui video berdurasi 59 detik pada akun Instagramnya, Rabu 25 Desember 2019.

    Ia mengatakan, hal tersebut dibutuhkan karena bangsa Indonesia adalah negara dengan penuh kemajemukan. Sehingga menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, sangat penting untuk terus menjalin persaudaraan antara semua umat manusia, guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    "Melalui persahabatan tema Natal tahun ini, hidup sebagai sahabat bagi semua orang begitu tepat untuk memberikan pesan untuk kita semua di dalam pentingnya men,jaga, merajut tali persatuan dan  kesatuan Republik Indonesia," ujarn Sri Mulyani.

    Sebelumnya, Sri Mulyani dalam memperingati Hari Ibu, tak bisa menahan haru ketika membacakan prosa guna mengenang jasa perempuan yang melahirkannya di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

    Saat menyampaikan prosa itu, Sri Mulyani hadir di antara kursi para pegawai BUMN. Dengan lampu sorot yang tertuju padanya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, mengatakan diam tidak lagi emas, jika berada dalam situasi yang mengancam. Keberanian, kata dia, justu akan membalikkan situasi yang menyudutkan.

    EKO WAHYUDI l MUHAMMAD HENDARTYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.