Lunasi Utang, Ini Daftar Aset AJB Bumiputera yang Akan Dijual

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • OJK Beri Waktu buat Investor AJB Bumiputera

    OJK Beri Waktu buat Investor AJB Bumiputera

    TEMPO.CO, Jakarta - Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 berencana melikuidasi sejumlah aset untuk memenuhi kewajiban terhadap nasabah. Meskipun begitu, target pendapatan dari likuidasi baru mencapai separuh dari total kewajiban Bumiputera. 

    Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi menuturkan  jajaran direksi berencana menjual sebagian aset untuk memenuhi kewajiban. Selain itu, manajemen pun akan memberlakukan kerja sama operasional (KSO) aset-aset strategis.
     
    Menurut dia, salah satu aset yang akan diprioritaskan penjualannya adalah Hotel Hyatt Bumi Surabaya. Aset lain yang berpotensi dilikuidasi adalah Hotel Bumi Wiyata Depok, tempat berlangsungnya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2019 Bumiputera.
     
    "Aset-aset lain yang akan kami lepas juga ada TB Simatupang, walau tidak menutup kemungkinan itu di-KSO-kan. Beberapa prime asset kami pun bisa di-KSO-kan seperti Wisma Bumiputera yang kantor pusat itu," ujar Dirman seperti dilansir Bisnis, Selasa 24 Desember 2019 
     
    Dia menjelaskan bahwa aset-aset strategis lain yang terbuka untuk KSO adalah tanah di Depok, di kawasan Kuningan City, Kebayoran, dan Menteng. Aset-aset dari anak perusahaan pun kemungkinan turut dilibatkan.
     
    "Dari langkah likuiditas dan optimalisasi tersebut, 2020 kami targetkan kurang lebih Rp2 trilliun. Karena untuk membiayai outstanding claim itu ya dari penjualan aset, termasuk nanti dari premi lanjutan," ujar Dirman.
     
    Total outstanding claim Bumiputera saat ini mencapai Rp4 triliun. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari klaim-klaim yang tertunda selama beberapa tahun.
     
    Bumiputera kesulitan membayarkan klaim di tengah kondisi defisit yang mencapai Rp23 triliun. Jumlah tersebut terus membengkak dari 1997, saat satu-satunya asuransi mutual tersebut mencatatkan defisit Rp2,6 triliun.
     
    Ketua Perhimpunan Pemegang Polis Bumiputera (Pempol Bumi) Jaka Irwanta menjelaskan bahwa pihaknya akan melayangkan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kepada jajaran direksi dan BPA Bumiputera. Belum kunjung dibayarkannya klaim kepada nasabah membuat mereka melayangkan gugatan tersebut.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.