H-1 Natal, Penumpang KA dari Bojonegoro Naik 35 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Bojonegoro - Sehari menjelang Hari Raya Natal, penumpang kereta api (KA) di jalur utara naik antara 30 hingga 35 persen. Diprediksi, lonjakan penumpang masih akan terjadi hingga liburan akhir tahun baru ini.

    Data di Stasiun KA Bojonegoro menyebutkan, jumlah penumpang pada hari-hari biasa sekitar 850 orang. Tetap,i memasuki Jumat 20 Desember hingga 24 Desember 2019 ini, penumpang melonjak di atas 1.250 orang lebih. Jumlah tersebut, terutama bagi penumpang yang naik dari Stasiun KA Kota Bojonegoro. “Ya, naiknya sekitar 35 persen,” ujar Kepala Stasiun KA Bojonegoro Rohman kepada Tempo, Selasa 24-Desember 2019.

    Rohman mencatat, penumpang yang naik dari Stasiun Bojonegoro tersebar di 14 perjalanan KA. Rinciannya, 12 KA reguler dan dua KA tambahan, selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dua kereta tambahan itu, seperti KA Sembrani Nataru dengan jalur Stasiun Surabaya Pasarturi menuju Stasiun Pasar Senin dan Stasiun Gambir, Jakarta. Kemudian KA Kertajaya jalur Stasiun Pasarturi Surabaya menuju Stasiun KA Pasar Senen, Jakarta.

    Sedangkan KA lokal jalur utara, seperti KRD ekonomi Surabaya Pasarturi-Lamongan. Kemudian, KA ekonomi lokal Sidoarjo-Surabaya-Bojonegoro, ekonomi lokal Surabaya Pasarturi-Bojonegoro. Kereta api Sembrani, Surabaya Pasarturi-Pasar Senen, Jakarta. Kereta api Dharmawangsa jalur Stasiun Surabaya Pasarturi-Jakarta Pasar Senen. Selanjutnya, KA Gumarang jalur Surabaya Pasarturi-Pasar Senin Jakarta.

    Menurut Rohman, untuk KA Sancaka yang mulai diluncurkan 1 Desember 2019 lalu, jumlahnya penumpangnya mengalami kenaikan sekitar 25 persen. Rute Kereta Sancaka ini dianggap favorit karena, penumpang dari utara, yaitu Surabaya, Lamongan, Bojonegoro, Cepu, dan sekitarnya bisa naik pulang dan pergi. Jika misalnya penumpang turun di Stasiun Tugu Yogyakarta, bisa memesan tiket pulang-pergi. “Dan jika ingin di Jogja ada rentang waktu sekitar empat jalan-jalan dan kemudian pulang dengan naik kereta yang sama,” tandasnya.

    Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 8 Surabaya Suprapto mengatakan, penumpang saat musim libur Natal dan Tahun Baru cenderung meningkat. Bisa jadi setelah Hari Raya Natal pada 25 Desember, masih ada sisa waktu liburan sekitar enam hari. 

    SUJATMIKO (BOJONEGORO)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.