Jadi Wakil Komut PLN, Suahasil Nazara Tak Lagi di Pertamina

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019. ANTARA

    Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir memutuskan melakukan perubahan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero). Isa Rachmatarwata ditunjuk sebagai Komisaris menggantikan Suahasil Nazara. Adapun Suahasil kini menduduki jabatan Wakil Komisaris Utama PT PLN (Persero) dalam rapat umum pemegang saham PLN.

    "Perubahan atau Pergantian komisaris merupakan kewenangan Pemegang Saham. Dan hari ini sesuai dengan Surat Keputusannya sudah ditetapkan," ujar Vice President Communication Pertamina Fariyah Usman, Jakarta, Senin malam, 24 Desember 2019.

    Keputusan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK 327/MBU/12/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina. Keputusan tersebut ditetapkan pada 23 Desember 2019.

    Keputusan tersebut juga memberhentikan dengan hormat Suahasil Nazara dari jabatan Komisaris PT Pertamina (Persero), posisi yang dijabatnya sejak Mei 2016.

    Adapun Isa Rachmatarwata, lahir di Jombang, 30 Desember 1966. Isa pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Ilmu Pasti dan Alam, Matematika, Institut Teknologi Bandung dan selanjutnya meraih gelar Master Of Mathematic, Actuarial Science University of Waterloo di Kanada.

    Isa memulai kariernya di Kementerian Keuangan di Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan di bagian direktorat Dana Pensiun pada 1991. Kariernya terus meningkat dan saat ini menempati posisi strategis sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan RI.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.