Bulog dan Bank BJB Kerja Sama Siapkan Kredit Tani Rp 1 Triliun

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melepas 20 truk untuk operasi pasar wilayah DKI Jakarta dari Kantor Pusat Perum Bulog, Senin, 23 September 2019. TEMPO/Eko Wahyudi

    Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melepas 20 truk untuk operasi pasar wilayah DKI Jakarta dari Kantor Pusat Perum Bulog, Senin, 23 September 2019. TEMPO/Eko Wahyudi

    TEMPO.CO, Bandung —Perum Bulog menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama kredit dengan Bank BJB untuk pembiayaan kredit petani senilai Rp 1 triliun. “Ini pilot-project, kalau ini berhasil maka daerah lainnya akan kita gunakan juga,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau Buwas, di Bandung, Senin, 23 Desember 2019.

    Buwas mengatakan, kerja sama tersebut untuk membantu pembiayaan petani yang saat ini banyak terjerat oleh permainan tengkulak. "Kalau ini bisa ditangani bank-bank, apalagi Bank BJB khususnya konsentrasi untuk Jawa Barat dan Banten, kalau sudah ditangani perbankan ini saya kira lebih mudah,” kata dia.

    Dalam kerja sama itu Bulog menjadi off-taker yang menjamin pembelian produk hasil pangan petani. Sementara Bank BJB berperan sebagai off-staker penyedia pembiayaan bagi petani.

    “Kita kerja sama dengan perbankan karena Bulog tidak menggunakan dana APBN. Inilah gunanya kita sekarang bersinergi dengan bank, tidak terikat dengan bank BUMN seperti Bank BRI, BNI, tapi juga bank-bank daerah kita ajak kerja sama,” kata Buwas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.