Menteri ESDM Yakin Stok BBM untuk Natal dan Tahun Baru Mencukupi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengisian BBM kepada konsumen dengan layanan Pertamina Delivery Service di Bandung, Jumat, 22 November 2019. Layanan ini bisa didapatkan di tiga SPBU Kota Bandung, satu SPBU Kabupaten Bandung Barat dan satu SPBU Tasikmalaya. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas melakukan pengisian BBM kepada konsumen dengan layanan Pertamina Delivery Service di Bandung, Jumat, 22 November 2019. Layanan ini bisa didapatkan di tiga SPBU Kota Bandung, satu SPBU Kabupaten Bandung Barat dan satu SPBU Tasikmalaya. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan, stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang menjadi pusat perayaan Hari Raya Natal cukup memadai. Wilayah-wilayah tersebut, kata dia, telah diprioritaskan agar bisa mendapat alokasi pasokan BBM yang lebih dibanding wilayah lain.

    "Jadi memang untuk daerah-daerah yang akan menjadi pusat perayaan Natal dan Tahun Baru, itu dialokasikan dengan diberikan prioritas untuk bisa dipenuhi," kata Arifin di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin 23 Desember 2019.

    Arifin melihat, saat ini sudah ada antisipasi yang tepat untuk penyediaan tersebut. Kendati begitu, Arifin mengakui terdapat sejumlah daerah yang proses pengiriman BBM masih berjalan, sehingga membuat stok di lokasi itu menipis.

    "Daerah Merauke, karena memang masalah logistik. Dan ini diperkirakan bahwa pada tanggal 25 Desember nanti sudah akan sampai," ujarnya.

    Namun, pemerintah memastikan secara keseluruhan stok BBM yang dimiliki pemerintah saat ini cukup memadai. Hal itu dapat mengakomodir kebutuhan BBM di seluruh wilayah Indonesia pada liburan Natal dan Tahun Baru.

    Adapun untuk mendukung distribusi nasional, Pertamina menyiagakan sebanyak 116 Terminal BBM, 23 Terminal LPG dan 69 DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) yang tersebar di Indonesia.

    Untuk meningkatkan pelayanan BBM Pertamina juga menyiagakan layanan khusus pada jalur mudik berupa Kiosk Pertamax sebanyak 4 titik, 200 Motor Kemasan di 19 titik dan SPBU Kantong di 123 titik. Layanan ini di luar fasilitas regular Pertamina pada jalur utama mudik yakni jalur Pantura (Pantai Utara) Arteri sebanyak 219 SPBU, Jalur Pansela (Pantai Selatan) sebanyak 77 SPBU, Jalur Tol Jawa 72 SPBU, Jalur Tol Sumatera 14 SPBU dan Jalur Tol Kalimantan 1 SPBU.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.