Benahi 142 BUMN, Erick Thohir Sebut Soal The Avengers

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir. TEMPO/Muhammad Taufan Rengganis

    Menteri BUMN Erick Thohir. TEMPO/Muhammad Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyatakan perlunya ada figur-figur bagus dalam membenahi perusahaan pelat merah di Tanah Air.

    "itu yang kami harapkan kenapa 142 BUMN ini berat sekali kalau dikerjakan sendiri, makanya perlu tim bagus. Kalau Marvel kan Avengersnya banyak, jadi tidak bisa sendirian," ujar Erick di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Jalan MT Haryono, Jakarta, Senin, 23 Desember 2019.

    Karena itu, Erick mengatakan saat ini ia menunjuk banyak figur-figur bagus untuk membantu BUMN. Misalnya saja bekas Menteri Keuangan Chatib Basri yang ditunjuk menjadi Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri beberapa waktu lalu.

    "Bank Mandiri sudah bagus, tapi dengan ada Pak Chatib Basri mungkin akan lebih bagus lagi," ujar Erick. Peran Chatib, menurut dia, diperlukan lantaran di masa depan Bank Mandiri tidak hanya menghadapi persaingan antar bank, namun juga ada disrupsi ekonomi.

    Disrupsi ekonomi itu, tutur Erick, dapat membuat orang-orang tidak lagi pergi ke bank. Karena itu, fenomena itu perlu diantisipasi oleh figur-figur yang memiliki visi, salah satunya Chatib.

    Selain Chatib, figur lainnya, kata Erick, adalah adanya Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama Bank Tabungan Negara alias BTN. Ia mengatakan keberadaan Chandra diperlukan untuk menyelesaikan kasus hukum yang mendera perseroan. "Beliau expertnya," tuturnya.

    Ia mengatakan Direktur Utama BTN Pahala Mansury tidak bakal bisa bekerja dengan baik kalau perlu juga memikirkan kasus hukum yang ada.

    Selain mereka, Erick sebelumnya juga telah mengangkat bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau AHok untuk menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Dalam waktu dekat, Kementerian BUMN juga akan menetapkan sejumlah pejabat di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN.

    Erick Thohir memastikan keputusan nama sejumlah pejabat di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN akan ditetapkan pada sore hari ini, Senin, 23 Desember 2019. "PLN jadi (diumumkan), RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)-nya jam empat sore, di Kantor Kementerian BUMN," ujarnya. Posisi yang akan diumumkan antara lain Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, Direktur Keuangan, Komisaris Utama, dan Wakil Komisaris Utama.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.