H-3 Natal, 49.172 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Cikampek

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat, 21 Desember 2018. Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik kendaraan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019 yang melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek berlangsung pada Sabtu (22/12/2018), dan ditaksir sekitar 85 ribu kendaraan. ANTARA/Risky Andrianto

    Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat, 21 Desember 2018. Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik kendaraan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019 yang melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek berlangsung pada Sabtu (22/12/2018), dan ditaksir sekitar 85 ribu kendaraan. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 49.172 kendaraan telah meninggalkan Jakarta dan sekitarnya melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada 22 Desember 2019 atau H-3 Natal 2019. Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Persero Tbk Dwimawan Heru menyebut jumlah ini meningkat 95 persen ketimbang lalu-lintas normal harian yang umumnya hanya mencapai 25 ribu kendaraan.

    Lalu lintas tertinggi di gerbang ruas jalan tol itu terjadi pukul 08.30 hingga 09.29 WIB. "Kendaraan di GT Cikampek Utama mencapai 3.436 kendaraan pada jam itu," katanya pada Senin, 23 Desember 2019.

    Heru mencatat, selama periode mudik Natal 20 hingga 22 Desember kemarin, jumlah kendaraan yang telah melintas di GT Cikampek Utama sudah menyentuh hampir 70 persen dari volume lalu-lintas yang diprediksi. Dengan begitu, masih ada sekitar 30 persen kendaraan dari yang belum meninggalkan jakarta dan sekitarnya melalui ruas tol tersebut.

    Dwimawan memperkirakan hari ini akan ada 38 ribu kendaraan lagi yang akan melintas melewati GT Cikampek Utama menuju Jalan Tol Trans Jawa. Angka tersebut diprediksi melonjak 59,4 persen dari lalu-lintas normal.

    Guba mengantisipasi penumpukan kendaraan, Jasa Marga bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan telah menyiapkan skema rekayasa lalu-lintas. Belum diketahui apakah dalam skema tersebut, pihak berwenang akan menerapkan jalur satu arah atau one way dan contraflow seperti hari-hari sebelumnya.

    Kementerian Perhubungan memperkirakan masa mudik Natal dan tahun baru berlangsung sejak 20 hingga 24 Desember mendatang. Adapun, arus balik bakal dimulai sejak 25 Desember hingga 5 Januari 2020.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi memperkirakan terdapat 40 persen pemudik yang meninggalkan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Budi menjelaskan titik kepadatan akan terjadi di sejumlah gerbang tol Jakarta-Cikampek. Peningkatan volume kendaraan juga bakal terjadi di sejumlah titik yang mengarah ke Pelabuhan Merak-Bakauheni. 

    Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur memprediksi jumlah kendaraan yang melalui tol selama libur Natal dan tahun baru mencapai 4,7 juta unit. Jumlah itu naik 5,3 persen dari volume kendaraan tahun lalu. “Atau naik 22 persen ketimbang lalu lintas normal pada hari biasa,” ujarnya melalui keterangan tertulis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.