Liburan Natal dan Tahun Baru, Yogyakarta Dipadati Kendaraan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasar Beringharjo jadi daya tarik wisatawan di seputaran Malioboro. Foto: @galeriexplor.id

    Pasar Beringharjo jadi daya tarik wisatawan di seputaran Malioboro. Foto: @galeriexplor.id

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah DIY selama masa liburan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan jumlah kendaraan yang memadati Yogyakarta diperkirakan mencapai enam persen.

    "Prediksi kami, ada sekitar enam persen kenaikan jumlah kendaraan yang masuk ke DIY selama natal dan tahun baru nanti," kata Kepala Dishub DIY Sigit Sapto Raharjo di Sleman, Minggu 22 Desember 2019.

    Menurut dia, ada kenaikan sekitar 2.001.437 kendaraan pribadi menjelang Natal dan tahun baru. Pada 2018, tercatat hanya sekitar 1.802.177 kendaraan yang masuk DIY.

    Guna mengantisipasi penumpukan  kendaraan yang masuk ke DIY, selama libur Natal dan Tahun Baru ini, pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mempersiapkan jalur alternatif. "Ada 18 jalur alternatif yang kami siapkan, agar tidak membebani kepadatan lalu lintas. Kami imbau wisatawan untuk menggunakan jalur alternatif," kata Sigit.

    Sigit mengatakan pengendara yang ingin berwisata ke wilayah Kabupaten Bantul tanpa melintasi Kota Yogyakarta bisa mengakses jalan Prambanan-Piyungan-Purworejo di wilayah selatan. Jika mengakses jalan dari utara, bisa melintasi wilayah Kalasan-Cangkringan-Tempel. "Jalur alternatif ini terutama untuk pendatang yang mengakses dari arah timur," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.