Pendapatan Penerbangan Angkasa Pura II Diramalkan Turun Tipis

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang pesawat melakukan lapor diri di konter chek in Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu, 26 Mei 2019. Memasuki H -9 Idul Fitri 1440 H banyak masyarakat yang pulang mudik lebih awal untuk menghindari harga tiket yang semakin mahal jika mendekati Lebaran. ANTARA

    Sejumlah penumpang pesawat melakukan lapor diri di konter chek in Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu, 26 Mei 2019. Memasuki H -9 Idul Fitri 1440 H banyak masyarakat yang pulang mudik lebih awal untuk menghindari harga tiket yang semakin mahal jika mendekati Lebaran. ANTARA

    Tempo.Co, Banten - Pendapatan PT Angkasa Pura II di bisnis utama penerbangan atau aero revenue diproyeksikan turun pada 2019. Penyebabnya yaitu jumlah penumpang selama 2019 yang diperkirakan turun sebesar 18,85 persen, dari 112,6 juta menjadi 90,4 juta.

    “Turun tipis, karena ini memang tidak bisa kita intervensi,” kata Direktur Keuangan Angkasa Pura II, Bayu Rafisukmawan dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu, 22 Desember 2019.

    Tahun lalu, Angkasa Pura II mencatatkan pendapatan aero sebesar Rp 6 triliun atau 53,5 persen dari total pendapatan perusahaan. Tahun ini, pendapatan aero diproyeksikan hanya sekitar Rp 5,6 triliun atau turun sekitar Rp 400 miliar. Angka ini mencapai 59,4 persen dari total pendapatan.

    Sebelumnya, Angkasa Pura II telah mengidentifikasi sejumlah penyebab turunnya jumlah penumpang. Mulai dari keberadaan sejumlah tol yang menjadi pilihan baru bagi masyarakat hingga kenaikan harga tiket yang menyebabkan jumlah perjalanan turun. “Itu sebabnya tidak bisa diintervensi karena yang tentukan itu dari Kemenhub),” kata dia.

    Kendati demikian, Angkasa Pura II tetap mencatat kenaikan tipis pada total keseluruhan pendapatan. Dari Rp 9,48 triliun paa 2018, diperkirakan menjadi Rp 9,53 pada 2019.

    Di sisi lain, bisnis non-aero atau non-penerbangan dari Angkasa Pura justru meningkat signifikan. Pendapatan ini datang dari bisnis sewa lokasi makanan dan minuman hingga penginapan di bandara. 

    Tahun 2018, pendapatan non-aero sekitar Rp 3,47 juta. Tahun 2019, angka ini diperkirakan bisa naik 10 persen menjadi Rp 3,86 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?