Potensi NPL Tinggi di 2020, Perbankan Selektif Salurkan Kredit

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan keterangannya seusai membuka acara BCA Expo Jakarta 2019 yang digelar di International Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 26 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan keterangannya seusai membuka acara BCA Expo Jakarta 2019 yang digelar di International Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 26 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Direktur Syariah Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk, Pandji P. Djajanegara menuturkan langkah antisipasi lain yang bisa dilakukan perbankan untuk menghadapi risiko tersebut adalah memperbesar porsi kredit sindikasi, menyebar risiko, dan meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee based income). “Jadi bank bisa memperkuat pendapatan dari transactional banking misalnya, atau perdagangan,” ucapnya. Tak hanya itu, bank juga harus lebih efisien dalam pengelolaan usahanya. 

    Adapun Bank Indonesia sebelumnya mencatat adanya kenaikan tingkat NPL gross pada Oktober 2019 menjadi 2,73 persen dari bulan sebelumnya sebesar 2,66 persen. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kenaikan itu sejalan dengan kondisi perekonomian yang masih belum menguat sepenuhnya. “Kami akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan bank-bank juga membentuk cadangan yang cukup guna mengantisipasi risiko NPL.”

    Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK, Budi Armanto menambahkan kondisi NPL perbankan akan sejalan pula dengan kondisi perekonomian. “NPL tentu akan tetap dijaga terus oleh perbankan, tapi NPL juga akan tetap meningkat kalau ekonominya juga nggak merangkak naik, sehingga pertumbuhan kredit juga kecil dan rasio NPL meningkat,” ucapnya. Selain risiko NPL, Budi juga mengingatkan akan risiko yang berpotensi datang dari tekanan likuiditas di dalam negeri. “Karena defisit fiskal juga berpotensi menekan perbankan melalui penerbitan surat utang yang sangat menarik imbal hasilnya,” kata Budi. 

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.