ESDM Jamin Pasokan Listrik di Daerah yang Rayakan Natal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Arifin Tasrif bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Menteri ESDM Arifin Tasrif bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyatakan bakal melakukan pantauan khusus atas kondisi kelistrikan daerah yang merayakan Natal, agar perayaan keagamaan tersebut dapat berlangsung aman tanpa gangguan. 

    Kepala Subbagian Evaluasi dan Laporan Direktorat Jenderal (Ditjen) Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nur Hidayanto mengatakan secara keseluruhan, pasokan listrik untuk Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dapat dipastikan aman.  

    "Kami juga terus memantau pasokan listrik di berbagai daerah, terutama di daerah yang banyak penduduknya merayakan Natal," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Sabtu 21 Desember 2019.

    Kepala Divisi Operasi PLN Regional Jawa Bagian Barat Bima Putrajaya mengatakan pemeliharaan tidak akan dilakukan kecuali perbaikan yang disebabkan gangguan selama masa Natal dan Tahun Baru.

    Hal lain yang dilakukan oleh PLN di antaranya adalah meningkatkan kesiagaan semua unit dengan menyiapkan Pedoman Operasi Khusus Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. PLN juga meningkatkan koordinasi operasi antara Unit Pembangkit hingga Penyaluran dan Distribusi untuk mengoptimalkan kesiagaan. 

    "Juga mengupayakan pemanfaatan Captive Power untuk sistem kelistrikan dengan status siaga," ucapnya.

    Dalam rangka menghadapi Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kementerian ESDM kembali menggelar Posko Nasional Sektor ESDM dengan menunjuk Kepala BPH Migas sebagai penanggungjawabnya.

    Posko Nasional Sektor ESDM bertempat di ruang War Room Gedung BPH Migas Lantai 5 Jakarta. Posko ini akan berlangsung selama 22 hari, yaitu H-7 hingga H+14 Natal atau dari 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020. 

    Pelaksanaan posko tersebut terbagi dalam dua shift yaitu shift I pukul 10.00-17.00 WIB dan shift II pukul 15.00-20.00 WIB.

    Dalam pelaksanaan kesehariannya, posko dijalankan oleh perwakilan unit di Kementerian ESDM serta badan usaha penyediaan BBM, gas, dan listrik. Posko juga melibatkan kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.