Arus Tol Jakarta-Cikampek Mulai Padat, Contraflow hingga KM 61

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan terjebak kemacetan saat pemberlakuan

    Kendaraan terjebak kemacetan saat pemberlakuan "Contra Flow" di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa, 3 September 2019. Kecelakaan tol Cipularang di KM 91, Kabupaten Purwakarta pada Senin, 2 September 2019, melibatkan 20 kendaraan bermotor. ANTARA/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak kepolisian bersama PT Jasa Marga Persero Tbk. telah memberlakukan perpanjangan skenario contraflow untuk ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 61 pada Sabtu menjelang siang, 21 Desember 2019. Perpanjangan dilakukan lantaran arus lalu-lintas di dua ruas jalan dari Jakarta menuju timur padat.

    "Semula contraflow diberlakukan dari KM 47 hingga KM 53," ujar Corporate Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani dalam keterangan tertulisnya.

    Perpanjangan contraflow ini dimulai sejak pukul 10.15 WIB. Adapun Jasa Marga memantau, kepadatan terjadi di sejumlah titik di jalan tol dari Jakarta ke arah Cikampek. Salah satunya pertemuan antara Jalan Tol Japek Elevated dan Jalan Tol Japek di KM 48 dan titik menjelang rest area di KM 50 serta KM 57.

    Kementerian Perhubungan bersama pihak Korps Lalu-lintas atau Korlantas Polri sebelumnya juga telah memberlakukan skenario jalan satu arah atau one way di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga Jalan Tol Kalikangkung KM 414.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan skema one way hanya diterapkan saat puncak mudik. Ia menengarai puncak mudik melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek terjadi semalam hingga hari ini. Adapun one way akan diberlakukan mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. 

    Kementerian Perhubungan memperkirakan masa mudik Natal dan tahun baru berlangsung sejak kemarin hingga 24 Desember mendatang. Adapun, arus balik bakal dimulai sejak 25 Desember hingga 5 Januari 2020.

    Budi memperkirakan terdapat 40 persen pemudik yang meninggalkan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Masyarakat meninggalkan rumahnya mulai kemarin malam setelah pulang bekerja. 

    Budi menjelaskan titik kepadatan akan terjadi di sejumlah gerbang tol Jakarta-Cikampek. Peningkatan volume kendaraan juga bakal terjadi di sejumlah titik yang mengarah ke Pelabuhan Merak-Bakauheni. 

    Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur memprediksi jumlah kendaraan yang melalui tol selama libur Natal dan tahun baru mencapai 4,7 juta unit. Jumlah itu naik 5,3 persen dari volume kendaraan tahun lalu. “Atau naik 22 persen ketimbang lalu lintas normal pada hari biasa,” ujarnya melalui keterangan tertulis, kemarin. 

    Menurut Subakti, jumlah kendaraan dari Jakarta dan kota penyangga yang mengarah ke Bandung, Jawa Barat, melalui tol bakal mencapai 51 persen atau 245.122 kendaraan. Sedangkan, kendaraan yang menuju kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur akan mencapai 233.027 unit atau 49 persen. 


    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?