Rekayasa Satu Arah, Antrian Kendaraan di Gerbang Tol Cikampek

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan tol layang Jakarta-Cikampek. TEMPO/Subekti

    Jalan tol layang Jakarta-Cikampek. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO.Jakarta - Pengelola jalan tol PT Jasa Marga  (Persero) Tbk. menyebutkan jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek terpantau ramai lancar. Pantauan itu dilaporkan hari ini Sabtu 21 Desember 2019.

    Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan terpantau kepadatan menjelang titik rest area Km 50A arah Cikampek.

    "Antrian Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 10-15 kendaraan," kata Dwimawan melalui WhatsApp Sabtu pagi.

    Hingga berita ini petugas mempersiapkan rekayasa lalu lintas one way dengan memastikan kendaraan arah Jakarta steril sehingga tidak ada pengguna jalan arah Jakarta yang terjebak.

    PT Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Natal 2019 meningkat sebesar 82 persen dari lalu-lintas harian normal.

    Dwimawan mengatakan peningkatan volume kendaraan terjadi dari pemudik yang akan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama maupun GT Kalihurip Utama.

    Diiprediksi pada hari ini sebanyak 61 ribu kendaraan akan melintasi GT Cikampek Utama menuju Jalan Tol Trans Jawa. Jumlah ini, kata Dwimawan, meningkat 82 persen dari lalu lintas harian normal serta meningkat 28 persen dari tahun 2018.

    Dwimawan juga mengatakan untuk kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta melalui GT Kalihurip Utama menuju wilayah Bandung dan sekitarnya, diprediksi mencapai 59 ribu kendaraan. Atau  meningkat 57 persen dari lalu lintas harian normal dan meningkat 22 persen dari tahun 2018.

    Dia mengimbau para pengendara memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

    Hal efektif yang harus dilakukan adalah memastikan pengemudi maupun kendaraan dalam kondisi prima, menyiapkan perbekalan makanan yang cukup untuk mengantisipasi jika terjadi kepadatan di rest area, serta menggunakan rest area dengan waktu seefisien mungkin

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.