Sebut Pemakzulan Trump Sudah Diprediksi, Sandiaga Optimistis

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno tiba untuk menyaksikan sidang putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019 di kediaman Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno tiba untuk menyaksikan sidang putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019 di kediaman Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar pemakzulan Presiden AS Donald Trump ditanggapi optimistis oleh pengusaha nasional yang juga mantan calon wakil presiden, Sandiaga Uno. Ia menilai pemakzulan Trump tidak akan mempengaruhi dunia usaha di Indonesia karena sudah dapat diprediksi sejak lama. 

    "Saya rasa tidak ada pengaruh secara signifikan dan fundamental terhadap dunia usaha, karena sudah lama terprediksi," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis 19 Desember 2019.

    Sandiaga menilai pemakzulan Trump sudah diprediksi mengingat Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dikuasai oleh Partai Demokrat. "Di DPR AS dikuasai Partai Demokrat, Donald Trump pasti akan mengalami proses pemakzulan ini. Tapi ujungnya ini akan ada di senat, yang dikuasai Partai Republik," katanya.

    Ia menambahkan hasil keputusan DPR AS akan menjadi dasar sidang pemakzulan Trump di Senat yang didominasi oleh Partai Republik. "Dan untuk dimakzulkan itu butuh dua per tiga dari anggota senat yang mengambil suatu pandangan bahwa apa yang dilakukan Presiden Trump itu melanggar hukum dan tidak melindungi kepentingan warga Amerika Serikat dan harus dimakzulkan," paparnya.

    Ia menambahkan, minimnya pengaruh pemakzulan Trump bagi dunia usaha juga dapat dilihat dari fluktuasi bursa saham. Ia melihat pergerakannya tidak terlalu bergejolak. "Jadi dunia usaha sudah memprediksi ini. Bursa-bursa saham juga tidak bergejolak," ucapnya.

    Namun, Sandiaga mengingatkan, yang perlu diawasi adalah kemungkinan perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat akan semakin sengit. Karena, setelah pemakzulan, Trump akan lebih offensif di dunia internasional.

    Kendati demikian, menurut Sandi , demikian ia biasa disapa, di tengah isu pemakzulan Trump dan perang dagang, masih terdapat peluang bagi pengusaha-pengusaha Indonesia dari perang dagang dengan cara meningkatkan kualitas produk lokal dan berinovasi. Sandiaga menilai salah satu kunci untuk mengembangkan bisnis adalah mengetahui keinginan pasar. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.