Peak Season, Kereta Api Melintas di Cirebon 7 Menit Sekali

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melepas keberangkatan Kereta Api Dharmawangsa saat peluncuran di Stasiun Senen, Jakarta, Senin 2 Desember 2019. Kereta ini memiliki rangkaian gerbong kelas eksekutif dan ekonomi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melepas keberangkatan Kereta Api Dharmawangsa saat peluncuran di Stasiun Senen, Jakarta, Senin 2 Desember 2019. Kereta ini memiliki rangkaian gerbong kelas eksekutif dan ekonomi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 3 Cirebon mengatakan bahwa selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru, ada 194 kereta yang akan melintas per hari. Artinya, tujuh menit sekali kereta api akan melintas di Stasiun Cirebon sehingga para pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan. 

    "Pada libur Natal dan Tahun Baru kereta api yang melintas di Daop 3 Cirebon ada 194 KA per hari. Rata-rata 7 menit sekali," kata Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi di Cirebon, Kamis 19 Desember 2019.

    Tamsil mengatakan, kereta api reguler yang melintas di Stasiun kereta Cirebon ada 168 perjalanan atau sekitar 8,5 menit sekali. Jadwal perjalanan itu berdasarkan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) terbaru, yang berlaku sejak 1 Desember 2019.

    Di musim puncak liburan (peak season) Natal dan Tahun Baru, kata Tamsil, ada tambahan 26 kereta tambahan lagi. Sehingga, otomatis frekuensi kereta api yang akan melintas di Daop 3 Cirebon bertambah. 

    Untuk itu lanjut Tamsil, perlu adanya kewaspadaan bagi para pengguna jalan terutama yang melintas di atas rel kereta api, karena akan semakin padat. "Pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang perlu waspada, karena perjalanan semakin padat," ujarnya.

    Tamsil menambahkan di Daop 3 Cirebon ada 176 perlintasan kereta api sebidang baik yang resmi maupun tidak resmi yang harus diwaspadai. Sedangkan yang telah dijaga oleh petugas KAI ada 55 perlintasan. "Dengan masih banyaknya perlintasan yang belum dijaga, untuk itu pada masa libur Natal dan Tahun Baru kami menugaskan 174 personel petugas ekstra penjaga perlintasan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.