Natal dan Tahun Baru, 8 Pelabuhan Mulai Alami Lonjakan Penumpang

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang turun dari kapal feri di Pelauhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, 21 Desember 2018. PT Asdp Cabang Ketapang memprediksi, puncak arus penumpang yang akan menyeberang dari Jawa ke Pulau Bali pada libur Natal dan Tahun baru 2019, akan terjadi pada 23 desember 2018.  ANTARA

    Penumpang turun dari kapal feri di Pelauhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, 21 Desember 2018. PT Asdp Cabang Ketapang memprediksi, puncak arus penumpang yang akan menyeberang dari Jawa ke Pulau Bali pada libur Natal dan Tahun baru 2019, akan terjadi pada 23 desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Medan - Delapan cabang pelabuhan dan tiga kawasan pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) telah mengalami lonjakan penumpang mulai Rabu, 18 Desember 2019. Lonjakan penumpang ini diprediksi terjadi sampai 8 Januari 2020 mendatang.

    Kedelapan pelabuhan yang sudah ramai dipadati penumpang yang mudik Natal dan Tahun Baru tersebut adalah Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunungsitoli, dan Tanjungbalai-Asahan. Pelabuhan Dumai, Tanjungpinang, Tanjungbalai Karimun, dan Tembilahan juga sudah dipadati penumpang. Ditambah tiga kawasan pelabuhan yaitu Selatpanjang, Bengkalis, dan Seikolak Kijang.

    Mengantisipasi musim mudik atau liburan Natal dan Tahun Bari ini, Pelindo I secara intensif berkoordinasi dengan tim terpadu pelayanan dan monitoring. Tim ini terdiri dari kesyahbandaran, otoritas pelabuhan, Polri, TNI AL, Bea Cukai, karantina, imigrasi, dan kesehatan pelabuhan untuk memantau kelancaran arus mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. 

    "Kami berharap semua aspek operasional dapat selalu termonitor dengan baik. Persiapan yang dilakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada para penumpang dan pengguna jasa. Kami juga membuka posko bersama yang beroperasi selama 24 jam," kata Direktur Operasi dan Komersial Pelindo I, Syahputera Sembiring, Rabu petang.

    Syahputera menjelaskan, pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru tahun lalu, jumlah penumpang yang naik-turun kapal melalui delapan pelabuhan yang dikelola Pelindo I sebanyak 503.480 penumpang. Naik 27 persen dibanding periode sebelumnya sebanyak 395.839 penumpang. Angka penumpang tertinggi diraih Pelabuhan Tanjungpinang yang mencapai 182.619 penumpang.

    Kini, para pengguna jasa transportasi laut bisa memesan tiket kapal penyeberangan antarpulau dengan mengakses aplikasi e-ticketing "Nyebrang Yuk!" untuk penumpang dengan tujuan dan berangkat dari Terminal Sribintanpura, Tanjungpinang. Selain itu, para penumpang juga akan dipermudah dengan sistem e-pass yakni sistem pembayaran pas masuk pelabuhan non tunai yang digunakan hanya dengan menempelkan kartu ke mesin yang tersedia.

    Pelindo I juga menyediakan sistem e-berthing yang digunakan untuk pelayanan tambatan kapal secara daring. Layanan ini bisa dimanfaatkan oleh perusahaan pelayaran di Terminal Penumpang Sribintanpura. Syahputra mengimbau para penumpang dan pengguna jasa untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan.

    "Kami pun menyediakan media pelaporan melalui portal korporat dan menetapkan narahubung di masing-masing pelabuhan,” kata Syahputra.

    MEI LEANDHA (MEDAN) 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.