Penyaluran KPR BTN untuk Milenial Tembus Rp 9,3 Triliun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KPR BTN. TEMPO/Dinul Mubarok

    KPR BTN. TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak resmi ditawarkan pada Oktober 2018 hingga November 2019, KPR Gaeesss For Millenials dari PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk atau BTN sudah tersalurkan Rp 9,3 triliun. Nilai tersebut setara penyaluran untuk 27.593 unit hunian bagi kalangan milenial.

    "Maka itu kami 'relaunching' (meluncurkan kembali) KPR Gaeesss For Millenials dan launching aplikasi BTN Properti Mobile dapat meningkatkan penyaluran KPR tersebut mencapai kurang lebih Rp11 triliun," ujar Direktur Utama BTN Pahala Mansury di Jakarta Rabu, 18 Desember 2019.

    KPR Gaeesss yang dirancang sebagai kredit pemilikan rumah untuk milenial hanya ditujukan khusus bagi nasabah berusia 21-35 tahun.

    "Untuk KPR bagi kalangan muda ini, Bank BTN memberikan berbagai gimmick menarik di antaranya bebas biaya admin, suku bunga single digit, diskon provisi 50 persen, dan jangka waktu kredit hingga 30 tahun," ungkapnya.

    Selain itu, Pahala mengatakan perseroan tidak akan mengikat para debitur dengan membebaskan mereka dari pengendapan dana. Perseroan juga menawarkan fasilitas berupa memasukkan biaya proses akad kredit KPR ke plafon kredit.

    Lalu, kata Pahala, program ini pun dapat dipaketkan dengan KPR Zero yang meliburkan pembayaran pokok selama dua tahun. KPR Gaeesss For Millenials juga ditujukan bagi seluruh nasabah di Indonesia.

    Hingga akhir November 2019, secara total Bank BTN mencatatkan penyaluran KPR secara keseluruhan mencapai Rp190,15 triliun. Posisi tersebut tercatat naik 11,2 persen secara tahunan dari Rp171 triliun per November 2018.

    Adapun generasi milenial atau generasi Y juga akrab disebut "generation me" atau "echo boomers". Secara harfiah memang tidak ada demografi khusus dalam menentukan kelompok generasi yang satu ini. Namun, para pakar menggolongkan Generasi Milneial sebagai generasi yang yang lahir pada 1980 - 1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara