Natal dan Tahun Baru, KAI Daop I Operasikan 13 Kereta Tambahan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang memesan tiket di mesin pemesanan tiket kereta api menjelang libur Natal dan tahun baru di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 20 Desember 2017.  Tempo/Tony Hartawan

    Calon penumpang memesan tiket di mesin pemesanan tiket kereta api menjelang libur Natal dan tahun baru di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 20 Desember 2017. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang pada musim liburan Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi I Jakarta pun menyiapkan 13 rangkaian kereta tambahan.

    "Untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang pada masa angkutan Nataru, khususnya perjalanan KA luar kota, maka PT KAI Daop I Jakarta akan mengoperasikan 13 KA tambahan,"kata Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah  di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Desember 2019.

    Ia menjelaskan, ketigabelas rangkaian kereta tambahan itu akan ditempatkan di kedua stasiun besar Daop 1 Jakarta. Perinciannya, delapan rangkaian kereta diberangkatkan dari Stasiun Gambir. Adapun lima rangkaian lainnya akan diberangkatkan melalui Stasiun Pasar Senen.

    Dadan menuturkan, secara total keseluruhan perjalanan kereta akan mencapai 114 perjalanan per hari. Dengan rincian, perjalanan KA Reguler yang beroperasi sebanyak 57 perjalanan dan lokal sebanyak 34 KA, dan 13 KA tambahan tersebut. "Pada masa angkutan Nataru kali ini akan mencapai hingga 114 perjalanan KA per hari," ujarnya.

    Dadan juga memperkirakan 21 Desember 2019 menjadi puncak masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. Sehingga bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa Kereta Api, kata Dadan, agar dapat melakukan pemesanan tiket segera melalui aplikasi ponsel resmi KAI yakni KAI Access, situs kai.id maupun saluran eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.