Hari Ini IHSG Ditutup Menguat Seiring Aksi Beli Asing

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, 17 Desember 2019, ditutup menguat seiring aksi beli investor asing.

    IHSG ditutup menguat 32,76 poin atau 0,53 persen ke posisi 6.244,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,13 poin atau 0,71 persen menjadi 1.008,13.

    "Koreksi IHSG sudah selesai pada support 6.200, dan investor asing net buy maka IHSG akan melanjutkan window dressing-nya," kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta.

    "Window dressing" adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi maupun perusahaan terbuka untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan sebelum ditampilkan kepada para pemegang saham.

    Dibuka menguat, IHSG mayoritas menghabiskan waktu di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

    Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau "net foreign buy" sebesar Rp 547 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 528.448 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,47 miliar lembar saham senilai Rp 8,14 triliun. Sebanyak 202 saham naik, 197 saham menurun, dan 157 saham tidak bergerak nilainya.

    Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 113,8 poin atau 0,48 persen ke 24.066,1, indeks Hang Seng menguat 335,6 poin atau 1,22 persen ke 27.843,7, dan indeks Straits Times melemah 5,29 poin atau 0,17 persen ke posisi 3.200,8.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.