Garuda Jelaskan Insiden Dua Pesawatnya Berhadapan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA), dan Pesawat Garuda Indonesia. Dok.TEMPO/ Dimas Aryo

    Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA), dan Pesawat Garuda Indonesia. Dok.TEMPO/ Dimas Aryo

    TEMPO.CO,Tangerang - Maskapai Garuda Indonesia akhirnya angkat bicara perihal insiden dua pesawat maskapai pelat merah itu yang saling berhadapan di jalan penghubung Apron dan Taxiway Bandara Soekarno-Hatta.

    Pejabat Direktur Operasi Garuda Indonesia Captain Tumpal M Hutapea melalui keterangan tertulis, Jum'at 13 Desember 2018, mengatakan pesawat Garuda Indonesia yang saling berhadap-hadapan itu adalah GA 649 dan GA 264. 

    Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan GA 649 rute Ternate - Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 08.15, Kamis 12 Desember sempat mengalami salah belok di taxi way . "Sehingga pesawat tersebut sempat saling berhadapan dengan pesawat lainnya yaitu GA 264 dengan rute Jakarta - Banyuwangi yang dijadwalkan berangkat pukul 10.20 WIB," kata Tumpal.

    Menurut Tumpal, kejadian tersebut disebabkan oleh penerimaan komunikasi yang kurang baik oleh pilot ketika pesawat mendarat saat cuaca buruk di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. "Perlu kiranya kami sampaikan, pesawat sedang berjalan dengan kecepatan rendah di taxi way. Adapun pesawat dengan nomor registrasi PK-GMH tersebug telah ditarik mundur dengan menggunakan pushback car", ujarnya. 

    Seluruh 157 penumpang beserta 7 orang awak kabin yang berada di pesawat tersebut selamat dan keluar dari pesawat secara normal.  Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Herson mengatakan kasus ini sedang diinvestigasi oleh Otoritas Bandara.

    Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA649 (PK-GMH) rute Ternate (TTE) – Bandara Soetta (CGK) dan pesawat GA246 dengan resgistrasi PK-GRR rute Bandara Soetta (CGK) – Banyuwangi (BWX) nyaris bentrokan . Keduanya saling berhadapan di jalan penghubung antara landas pacu dengan apron atau taxiway Bandara Soekarno-Hatta, Kamis 12 Desember 2019 pukul 03.26 UTC.

    Saat itu, kata Herson, pesawat GA649 dari Ternate baru saja mendarat  di Bandara Soekarno Hatta. Sedangkan GA246 hendak menuju landas pacu untuk take off.
    Menurut Herson, insiden itu tidak menganggu penerbangan. Pesawat GA649 asal Ternate akhirnya di-towing keluar dari taxiway tersebut untuk menuju apron.

    Sebuah video yang menampilkan dua armada pesawat Garuda Indonesia tengah berhadap-hadapan di landasan pacu Bandara Internasional Soekarno-Hatta beredar di media sosial. Rekaman berdurasi 41 detik itu menunjukkan gambar diambil dari dalam bus apron.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!