Jokowi Temui Eks Presiden Bank Dunia, Bahas Soal Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek (Japek II), Cikampek, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek (Japek II), Cikampek, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019 membahas sejumlah investasi yang akan dilakukan oleh Global Infrastructure Partners di Indonesia.

    Kim yang kini menjadi salah satu partner di Global Infrastructure Partners itu menemui Presiden Jokowi bersama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Luhut mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah menyetujui tiga investasi Global Infrastructure Partners di Indonesia.

    "Beliau (Jim Yong Kim) berminat untuk melakukan investasi di Indonesia. Tiga tempat dan Presiden sudah setuju tadi, yaitu di hydropower di Kalimantan Utara, kemudian di airport untuk manajemen airport, dan juga kemudian transmisi, supaya manajemen transmisi itu lebih baik," kata Luhut.

    Luhut berharap Global Infrastructure Partners mulai masuk ke Indonesia pada 2020. Luhut mengatakan Global Infrastructure Partners belum mau menyatakan nilai investasi yang disebutnya sangat besar itu.

    "Presiden tadi kasih instruction supaya kita langsung go ahead, karena Presiden sama Jim Yong Kim adalah teman baik. Itu saja," kata Luhut.

    Sementara itu, Jim Yong Kim mengatakan pihaknya menjajaki kemungkinan investasi di Indonesia. Menurutnya, Global Infrastructure Partners memiliki kepercayaan yang besar terhadap Presiden Jokowi dan Luhut.

    "Saya sangat optimis terhadap pemerintahan ini dan kami sekarang berada di tahap awal dalam menjajaki investasi. Harapan kami adalah terus datang ke sini dan kami bisa berpartisipasi dalam pertumbuhan yang luar biasa dalam pembangunan negara ini dalam beberapa tahun ke depan," kata Kim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.