Diresmikan Jokowi, Tol Japek Gratis Hingga Tahun Baru 2020

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil tempur Kopassus dan Gegana bersiaga di lokasi peresmian jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kamis, 12 Desember 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Mobil tempur Kopassus dan Gegana bersiaga di lokasi peresmian jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kamis, 12 Desember 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau tol Japek yang baru diresmikannya akan digratiskan sampai dengan libur Natal dan Tahun Baru 2020.

    “Ini alhamdulillah jalan tol elevated Jakarta-Cikampek telah selesai. Dan ini tadi saya sudah bertanya ke pemilik akan digratiskan sampai nanti tahun baru,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di Tol Japek Km 38, Kabupaten Bekasi, Kamis, 12 Desember 2019.

    Ia berharap jalan tol tersebut saat beroperasi betul-betul mampu mengurangi tingkat kemacetan secara signifikan. Apalagi menurut Jokowi, dalam empat tahun terakhir kemacetan parah terjadi setiap hari di wilayah tersebut.

    “Dan kita harapkan dengan dibukanya jalan ini betul-betul kemacetan yang setiap hari, sudah 4 tahun ini kita rasakan sejak 2016 betul-betul bisa terkurangi dengan baik. Kalau dari hitungan bisa kurangi kemacetan 30 persen,” katanya.

    Selain itu pemerintah juga telah mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung di tol Japek seperti rest area hingga posko kesehatan.

    Presiden mengapresiasi rampungnya proyek jalan tol tersebut karena diselesaikan dalam kondisi yang serba rumit. “Karena saya tahu prosesnya sangat rumit. Jalan yang ada tetap harus dibuka dan berjalan. Di dekatnya ada pembangunan LRT dan di dekatnya ada pembangunan kereta cepat sehingga bukan sesuatu yang gampang diselesaikan,” katanya.

    Selain itu, pembangunan tol Japek juga dilakukan di tengah lalu lintas yang padat dengan rata-rata 200.000 kendaraan yang lalu lalang setiap hari. “Alhamdulillah semua lancar dan kita harap ini bisa mengurai kemacetan dan kemacetan yang sering dirasakan oleh masyarakat selama terjebak berjam-jam ini sekarang bisa dihindari,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.