Kasus Jiwasraya Tak Segera Kelar, Asosiasi Asuransi Ungkap Risiko

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAJI menilai bahwa masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dapat memberikan dampak bagi industri jika terdapat pembiaran. Asosiasi mengharapkan segera terdapat solusi atas masalah tersebut. 

    Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menjelaskan bahwa asosiasi tidak memiliki posisi yang berkaitan dengan berbagai keputusan bisnis Jiwasraya. AAJI pun tidak akan terlibat dalam berbagai pengambilan keputusan terkait dengan penyehatan Jiwasraya.
     
    "Apabila solusi dari masalah [Jiwasraya] ini lama, untung saat ini belum terkena imbas kepada industri asuransi jiwa, tapi bila 1–2 tahun lagi belum ada solusi, yang kami semua khawatirkan adalah industri asuransi jiwa kena imbasnya semua," ujar dia, seperti dilansir Bisnis, Kamis 12 Desember 2019.
     
    Dia menjelaskan bahwa jika perseroan dan pemerintah selaku pemegang saham mayoritas tidak segera menentukan solusi, masaah gagal bayar tersebut dapat memberikan dampak bagi industri. Saat ini, menurut dampak tersebut belum terasa tetapi perlu diwaspadai.
     
    AAJI berharap anggotanya tersebut dapat segera menemukan solusi terbaik. Budi berharap agar solusi tersebut tidak merugikan pihak manapun dan nasabah dapat segera mendapatkan haknya.
     
    "Kalau ditanya posisi kami, kami berharap anggota kami yang sedang mengalami sedikit catatan dan kesulitan ini bisa segera dapat solusinya. Solusinya itu yang bisa diterima oleh semua pihak, seperti perusahaannya, pemegang sahamnya, dan nasabahnya," ujar dia.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.