Natal dan Tahun Baru, Jalur Alternatif di Garut Bisa Digunakan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaran melewati jalur baru alternatif mudik Bandung Garut via Kamojang di Lingkar Monteng, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung,21 Juni 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Kendaran melewati jalur baru alternatif mudik Bandung Garut via Kamojang di Lingkar Monteng, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung,21 Juni 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Garut - Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, jalur alternatif di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah bisa digunakan untuk mengatasi terjadinya kemacetan di jalur utama Bandung-Garut pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2020.

    "Pengendara sudah bisa memanfaatkan sejumlah jalur alternatif dari mulai Kadungora hingga Tanjung, Tarogong, Cipanas," kata Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Rabu, 11 Desember 2019.

    Ia menuturkan, jalan raya di Kabupaten Garut seringkali ramai dilalui kendaraan dari berbagai daerah khususnya dari arah Bandung, Jakarta dan kota sekitarnya pada musim libur seperti Natal dan Tahun Baru.

    Pemkab Garut, kata dia, sudah mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada musim libur pergantian tahun dengan menyiapkan pengamanan dan kenyamanan di jalur alternatif.

    "Tinggal pengaturan arus lalu lintasnya oleh pihak yang berwenang dalam hal ini Satlantas Polres Garut," katanya.

    Ia menyampaikan, jalur alternatif itu dapat mengurangi kemacetan menuju objek wisata di Kabupaten Garut seperti Cipanas Garut yang sering ramai dikunjungi wisatawan pada musim libur.

    "Jalur alternatif itu bisa mengatasi kemacetan menuju sejumlah objek wisata," katanya.

    Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Suherman menambahkan, jajarannya sudah menyiapkan rambu-rambu dan pemasangan lampu jalan di jalur yang ramai dilalui kendaraan pada musim libur Natal dan Tahun.

    Ia berharap, pemasangan rambu-rambu peringatan maupun penunjuk arah ke objek wisata maupun arah kota dapat membantu kenyamanan pengguna jalan.

    "Kami berupaya memberikan kemudahan bagi pengguna jalan dengan memasang rambu di beberapa titik menuju pusat kota, area wisata dan pusat keramaian lainnya," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.