2 Saran SBY untuk Pemerintah Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Refleksi Akhir Tahun

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Refleksi Akhir Tahun "Indonesia Tahun 2020: Peluang, Tantangan & Harapan", di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Desember 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyarankan dalam jangka pendek dan menengah, dua langkah besar perlu dilakukan agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

    Pertama, investasi dunia usaha harus ditingkatkan, sementara usaha swasta, dan bukan hanya BUMN, harus mendapat peluang bisnis yang lebih besar. "Oleh karena itu, Demokrat mendukung penuh upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi kita," kata SBY dalam pidato refleksi pergantian tahun bertajuk "Indonesia Tahun 2020, Peluang, Tantangan, dan Harapan", di JCC Senayan Jakarta, Rabu malam, 11 Desember 2019.

    Kedua, pembelanjaan konsumen juga harus dijaga dan kalau bisa ditingkatkan, baik belanja pemerintah maupun konsumsi rumah tangga.

    Dia menekankan di tengah lesunya daya beli golongan menengah ke bawah, ada dua prioritas yang penting direalisasikan. Keduanya adalah penciptaan lapangan kerja baru dan memastikan agar anggaran perlindungan sosial, termasuk subsidi bagi kaum tidak mampu, jumlahnya memadai.

    Demokrat juga berharap belanja pemerintah dapat menyumbang pertumbuhan ekonomi yang nyata.

    Sementara itu untuk jangka panjang, pemerintah dinilai perlu melakukan segala upaya untuk meningkatkan pertumbuhan.

    Partai Demokrat melihat ada peluang peningkatan sumbangan sektor industri pada pertumbuhan terutama melalui industri manufaktur yang berbasiskan pertanian dan sumber daya mineral. Selain itu dari sektor perdagangan, konstruksi, dan kepariwisataan.

    Demokrat juga menyambut baik tekad Presiden Jokowi, agar Indonesia bisa keluar dari jebakan penghasilan menengah pada 2045. "Di sinilah perlunya kita memiliki pertumbuhan yang tinggi," katanya.

    SBY mengatakan pengalaman menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi enam persen setahun, akan membuat pendapatan perkapita naik dua kali lipat dalam 10 tahun.

    "Insya Allah Indonesia bisa. Kita punya success story, dalam waktu 10 tahun, 2004 - 2014, income per kapita kita naik tiga kali lipat lebih, dari 1.100 dolar AS menjadi 3.500 dolar AS," kata SBY.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!