Menperin: Industri 4.0 Tak Hilangkan Serapan Tenaga Kerja

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Agus Gumiwang memberikan keterangannya seusai rapat  di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang memberikan keterangannya seusai rapat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Revolusi Industri 4.0 tidak akan menghilangkan penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur, namun justru menciptakan lapangan kerja dengan keahlian baru.

    “Ada kekhawatiran dari Komisi VI tentang Industri 4.0, tentang serapan tenaga kerja. Tidak bisa kita dikotomi antara kehadiran Industri 4.0 dihadapi dengan ketersediaan lapangan kerja, dan tidak perlu ada kekhawatiran dari pihak manapun,” kata Agus di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

    Menperin memaparkan penerapan teknologi digital dalam Industri 4.0 justru menjadi sebuah alat untuk meningkatkan efisiensi proses produksi manufaktur, bahkan mampu mendongkrak daya saing industri itu sendiri.

    "Dengan lahirnya teknologi 4.0 ini bisa membantu menekan biaya operasional dari proses produksi itu sendiri. Ini semua tidak akan pernah berdampak bagi kegunaannya tenaga kerja sektor industri," katanya.

    Menperin menambahkan tenaga kerja industri akan beradaptasi melalui pendidikan vokasi yang terus didorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Bahkan, ia menyebut sekolah-sekolah vokasional telah menerapkan kurikulum berbasis Industri 4.0.

    Contohnya, lanjut Agus, beberapa perusahaan layanan berbasis digital seperti Go-Jek, Grab, dan lainnya mampu menyerap tenaga kerja yang sangat besar.

    Artinya dengan teknologi baru, tenaga kerja akan beradaptasi dengan pekerjaan baru, sehingga sumber daya manusia yang disiapkan akan selaras dengan kebutuhan. “Pasti nanti dilakukan adaptasi,” kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.